Eva Yanti Lumbangaol Tewas Dilindas Kereta Api
Oleh: Jallus.
Selasa, 26 Sep 2017 05:07
BAGIKAN:

istimewa.
MEDAN (EKSPOSnews): Seorang penumpang gojek, Eva Yanti boru Lumabangaol (25) warga asal Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara, tewas ditabrak Kereta Api, saat melintas di rel Jalan Danau Singkarak, Kecamatan Medan Barat.
Sedangkan, pengendara Gojek sepeda motor bernama Ahmad Sutopo (42) warga Jalan Alfakah Raya, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, mengalami kritis terseret Kereta Api (KA) tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, Iptu M. Said Husen, ketika dikonfirmasi wartawan, membenarkan insiden tabrakan KA tersebut.
Kedua korban itu, menurut dia, sudah dibawa ke RS Royal Prima Medan dan barang bukti kendaraan juga diamankan.
"Namun, kasus tersebut sudah ditangani Unit Laka Lantas Polrestabes Medan," ujar Iptu Husein, Senin 25 September 2017.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi ketika KA penumpang datang dari arah Binjai menuju Medan.
Saat itu pula, pengendara Gojek nekat menyeberang dengan membonceng penumpangnya mengendara Honda Supra X BK 3506 ACO, meski sebelumnya telah diperingatkan warga setempat agar jangan melintas.
Kedua korban tersebut, sempat terseret hingga beberapa meter dari pintu perlintasan KA.
Pengendara Gojek mengalami luka berat, dan penumpang Eva yang tinggal di Jalan Skip, Pajak Meranti Medan meninggal dunia di tempat dengan kondisi yang sangat mengenaskan karena mengalami luka di kepala dan sekujur tubuhnya.
Warga yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian mengerikan itu ke Polsek Medan Barat.
Petugas yang tiba di lokasi dan membawa kedua korban ke RS Royal Prima, Medan.
Salah seorang warga Ridwan Manurung menyebutkan, pengendara ojek itu, tidak menghiraukan suara klakson KA yang akan melintas.
"Sudah saya bilang KA mau lewat, tapi dia (pengendara gojek) lewat saja dan langsung ditabrak. Kereta apinya cepat kali datang dari arah Binjai menuju Medan," kata Ridwan di lokasi.
Sementara di lokasi kejadian berserakan undangan perkawinan Eva Yanti Lumbangaol bersama marga Manullang yang semesnya diselenggarakan 7 Oktober 2017. Tampaknya Perempuan yang jadi korban itu, mau melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat. Dia menggunakan Gojek untuk mendistribusikan undangan perkawinannya kepada famili dekat. Naas bagi Eva Yanti, sebelum pernikahanannya berlangung, maut sudah menjemputnya.
Sedangkan, pengendara Gojek sepeda motor bernama Ahmad Sutopo (42) warga Jalan Alfakah Raya, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, mengalami kritis terseret Kereta Api (KA) tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, Iptu M. Said Husen, ketika dikonfirmasi wartawan, membenarkan insiden tabrakan KA tersebut.
Kedua korban itu, menurut dia, sudah dibawa ke RS Royal Prima Medan dan barang bukti kendaraan juga diamankan.
"Namun, kasus tersebut sudah ditangani Unit Laka Lantas Polrestabes Medan," ujar Iptu Husein, Senin 25 September 2017.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi ketika KA penumpang datang dari arah Binjai menuju Medan.
Saat itu pula, pengendara Gojek nekat menyeberang dengan membonceng penumpangnya mengendara Honda Supra X BK 3506 ACO, meski sebelumnya telah diperingatkan warga setempat agar jangan melintas.
Kedua korban tersebut, sempat terseret hingga beberapa meter dari pintu perlintasan KA.
Pengendara Gojek mengalami luka berat, dan penumpang Eva yang tinggal di Jalan Skip, Pajak Meranti Medan meninggal dunia di tempat dengan kondisi yang sangat mengenaskan karena mengalami luka di kepala dan sekujur tubuhnya.
Warga yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian mengerikan itu ke Polsek Medan Barat.
Petugas yang tiba di lokasi dan membawa kedua korban ke RS Royal Prima, Medan.
Salah seorang warga Ridwan Manurung menyebutkan, pengendara ojek itu, tidak menghiraukan suara klakson KA yang akan melintas.
"Sudah saya bilang KA mau lewat, tapi dia (pengendara gojek) lewat saja dan langsung ditabrak. Kereta apinya cepat kali datang dari arah Binjai menuju Medan," kata Ridwan di lokasi.
Sementara di lokasi kejadian berserakan undangan perkawinan Eva Yanti Lumbangaol bersama marga Manullang yang semesnya diselenggarakan 7 Oktober 2017. Tampaknya Perempuan yang jadi korban itu, mau melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat. Dia menggunakan Gojek untuk mendistribusikan undangan perkawinannya kepada famili dekat. Naas bagi Eva Yanti, sebelum pernikahanannya berlangung, maut sudah menjemputnya.
Sumber: antaranews.
Berita Terkait
komentar Pembaca