Minggu, 19 Mei 2019
  • Home
  • Politik
  • Generasi Milenial Jangan Terprovokasi dengan Gerakan People Power

Generasi Milenial Jangan Terprovokasi dengan Gerakan People Power

Oleh: marsot
Sabtu, 11 Mei 2019 05:25
BAGIKAN:
istimewa.
Unjuk rasa.
BANDUNG (EKSPOSnews): Menjelang akhir proses pemilu serentak, istilah "people power" semakin ramai ditengah masyarakat, namun sejumlah organisasi mahasiswa berharap ada nilai positif yang bisa diambil dari gerakan tersebut.

"Kami berharap kepada pemuda dan mahasiswa di Indonesia dapat mengambil nilai positif dari aksi (rencana) 'people power' ini. Jangan sampai hanya dimanfaatkan oleh para elite politik," kata Ketua Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Bandung, Rizky Yusro di Universitas Pasundan (Unpas), Jalan Lengkong Besar, Kota Bandung, Jumat 10 Mei 2019.

Dia mengatakan para generasi milenial saat ini harus bisa menonjolkan kreativitas bermanfaat bagi masyarakat luas. Gerakan "people power" tersebut tidak hanya menjadi sekadar gerakan yang tidak memberikan dampak positif apapun.

"Maka kita upayakan bagaimana gerakan ini, murni dari atas nama rakyat dan bukan kepentingan elite politik semata," ucapnya.

Selain itu, Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bandung, Antonius Doni menilai gerakan tersebut harus benar-benar digunakan demi kepentingan masyarakat dengan tidak ada penggiringan yang berakibat terjadinya konflik.

"Jadi ada perbedaan dukungan, ini yang harus segera diredam karena dikhawatirkan terjadi konflik. Apalagi ditengah panasnya tahun politik," ujar Antonius.

Pihaknya, kata dia, akan berkonsolidasi dengan organisasi mahasiswa lainnya demi meredam gerakan yang dirasa tidak memiliki nilai positif tersebut.

Menanggapi wacana para mahasiswa tersebut, Dekan Fisip Unpas, Budiana berharap kegiatan yang digagas oleh para mahasiswa memberi dampak baik bagi dinamika politik di masyarakat saat ini.

"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membuat Indonesia kedepan lebih baik dan tidak harus terpecah-pecah. Apalagi dasar pemikiran kita harus bersatu kembali karena inilah yang dibutuhkan oleh Indonesia hari ini," tutur Budiana.

Dia pun mengimbau kepada generasi milenial saat ini untuk jangan terprovokasi dengan istilah gerakan "people power" tersebut.

"Harus ada sanksi sosial bagi orang yang berpikir dan berbuat tidak benar bagi bangsa dan negara ini. Sehebat apa dan sepintar apa pun logika serta filsafat yang ia gunakan. Harus diberi sanksi sosial," ujarnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Masyarakat Harus Berani Tolak Ajakan People Power

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pakar hukum pidana dari Universitas Indonesia Indriyanto Seno Adji mengimbau masyarakat untuk menahan diri, bahkan menolak ajakan kelompok tertentu untuk melakukan people power a

  • 2 tahun lalu

    Jangan Mudah Terprovokasi Mayoritas-Minoritas

    PALANGKA RAYA (EKSPOSnews): Ketua MPH Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia Pusat Agustin Teras Narang mengingatkan masyarakat di seluruh Indonesia, khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah agar tidak m

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99