Minggu, 19 Nov 2017
  • Home
  • Pendidikan
  • Artikel Ilmiah USU Terpublikasi Dijurnal Internasional Melonjak

Artikel Ilmiah USU Terpublikasi Dijurnal Internasional Melonjak

Oleh: Tawanli.
Kamis, 28 Sep 2017 05:24
BAGIKAN:
tawanli.
Rektor USU, Runtung Sitepu (tengah).
Artikel Ilmiah USU Terpublikasi  Dijurnal Internasional Mencapai 909
 
MEDAN (EKSPOSnews): Saat ini artikel ilmiah Universitas Sumatera Utara (USU) terpublikasi pada jurnal Internasional terindeks scopus secara kumulatif meningkat dari 320 artikel pada tahun 2015, menjadi 626 artikel tahun 2016, dan meningkat lagi menjadi 909 artikel pada 2017.

"Capaian ini menempatkan USU berada pada peringkat 15 Perguruan Tinggi di Indonesia yang menghasilkan karya ilmiah bereputasi Internasional,"terang Rektor USU Runtung Sitepu, dalam pidato terbuka pada acara dies Natalis USU ke 65, Rabu 27 September 2017 di Gedung Audiotorium  Kampus USU Dr Masyur Medan, Sumut.

Dalam pidatonya Runtung, menyebutkan peringatan Dies Natalis merupakan momentum yang baik bagi USU untuk melakukan refleksi diri atas segala yang telah dilakukan, mengevaluasi diri atas berbagai capaian yang telah diraih dan sebagai wujud syukur, serta daya gerak guna melakukan penyempurnaan dimasa yang akan datang.
 
Dalam perayaan Dies Natalis USU kali ini mengusung tema "Memperkuat Kelembagaan USU Menuju Akreditasi Unggul & Pengakuan Internasional,". 

Dies Natalis USU kali ini dihadiri oleh Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia Teten Masduki yang juga menyampaikan orasi ilmiah, Ketua MWA USU Todung Mulya Lubis, Gubernur Sumut T Erry Nuradi, Walikota Medan Dzulmi Eldin  beserta seluruh tamu undangan yang turut hadir dalam memeriahkan Dies Natalis ke-65 USU itu. 

Dalam sidang terbuka,  Rektor menyampaikan beberapa prestasi  diraih oleh Univesitas dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Yakni 100 besar perguruan tinggi di Indonesia non Politeknik.

"Posisi USU mengalami peningkatan dari peringkat 38 pada tahun 2015 menjadi 29 pada tahun 2016 dan menjadi peringkat 19 pada tahun 2017,"terang Runtung.

Mantan Dekan Fakultas Hukum itu juga menyebutkan dalam penilaian Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Kemenristekdikti, kinerja bidang penelitian USU meningkat dari peringkat  51 pada tahun 2016 menjadi peringkat 23 pada tahun 2017.

Jumlah program  studi (Prodi) yang meraih akreditasi A mengalami peningkatan dari 17 prodi pada tahun 2015, menjadi 23 prodi pada tahun 2016, dan meningkat menjadi 42 prodi pada tahun 2017.

"Jumlah prodi yang meraih akreditasi A dan B telah mencapai 80% (125 prodi),"tambahnya, sembari menyebutkan pada tahun 2016 ada 8 Prodi  USU memperoleh sertifikasi Internasional  ISO 9001-2015.

Pada tahun ini, CIKAL USU memperoleh hibah program penguatan kelembagaan inkubator Bisnis Teknologi (IBT) dan invensi dosen memperoleh hibah melalui program inkubasi Bisnis Teknologi dengan total nilai Rp1,9 miliar.

Di kancah Internasional, USU menempati peringkat 12 top Universitas in Indonesia berdasarkan UniRank-4ICU pada Juni 2017. USU saat ini, sedang dalam proses penyertaan dalam pemeringkatan internasional QS-Rating (Quacquarelli Symond Rangking/Quacquarelli Symond Rating).

Sementaraitu,  Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia Teten Masduki  menyampaikan orasi Ilmiah yang berjudul  memperkuat kelembagaan Universitas untuk mendukung politik Negara dalam mempertegas Kearifan Lokal di Indonesia.

Melalui Dies Natalis USU Teten Masduki mengajak semua elemen masyarakat  untuk  berjuang dalam Peningkatan Pendidikan Multikultural, Demokrasi dan Pemahaman Kearifan Lokal.

Menurut  dia, salam keberagaman, pendidikan karakter multikultural kian mendesak untuk dilaksanakan di setiap lembaga Pendidikan. Dengan pendidikan Multikultural sekolah atau kampus menjadi lahan menghapus prasangka (prejudice). Sekaligus melatih dan membangun karakter mahasiswa agar mampu bersikap demokratis, humanis, dan pluralis.

"Pengembangan karakter seperti ini penting untuk menghentikan penyebaran berita bohong (hoax), ujaran kebencian (hate speech), maupun pahan radikalisme,"terang Teten.

Dalam kesempatan tersebut Ketua MWA Todung Mulya Lubis  mengajak para dosen terus bekerja keras untuk membuat tulisan di jurnal Internasional  dan USU harus mampu lebih banyak mencetak guru besar.

"Sekaligus saya berharap agar semua guru besar tersebut bukan hanya guru besar yang bangga dengan sebutan 'profesor' memakai toga dan membuat kartu nama baru, bukan itu harga seorang profesor, harus ada buku, makalah, tulisan, dan kontribusi akademik lainnya,"kata Todung.  

  Berita Terkait
  • tahun lalu

    Dosen FKIP Unimal Jadi Reviewer Jurnal Internasional

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Malikussaleh (Unimal), LHokseumawe, Aceh boleh bangga. Seorang dosen dari FKIP bernama Mursalin mendapatkan sertif

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99