Kamis, 19 Sep 2019

Warga Gunung Kidul Kekurangan Air Bersih

Oleh: marsot
Rabu, 03 Jul 2019 04:51
BAGIKAN:
istimewa.
Air.
GUNUNG KIDUL (EKSPOSnews): Sebanyak 100 ribu jiwa yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami krisis air bersih akibat anomali cuaca yang sangat parah.

"Hampir 18 kecamatan di Gunung Kidul berpotensi terjadi krisis air bersih, namun sampai saat ini, kecamatan yang paling parah baru 14 kecamatan karena permintaan air bersih dari masyarakat cukup masif," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunung Kidul Edy Basuki di Gunung Kidul, Selasa 2 Juli 2019.

Ia mengatakan di 14 kecamatan tersebut, jumlah warga terdampak kekeringan ada 105.234 jiwa. Adapun rinciannya, yakni Kecamatan Girisubo 21.592 jiwa, Paliyan 16.978 jiwa, Purwosari 4.032 jiwa, Rongkop 9.902 jiwa, Tepus 12.441 jiwa, Ngawen 3.032, Ponjong 2.411 jiwa, Semin 1192 jiwa, Patuk 2962 jiwa, Semanu 1.968 jiwa, Panggang 8.986 jiwa, Gedangsari 3.448 jiwa, Tanjungsari 11.186 jiwa, dan Nglipar 5.100 jiwa.

Menurut dia, potensi bertambahnya desa maupun jiwa yang terdampak kekeringan masih sangat mungkin seiring datangnya puncak musim kemarau.

"Kondisi kekeringan yang menyebabkan warga kekurangan air bersih di Kecamatan Girisubo, Paliyan, Tepus dan Tanjungsari. Meski dekat dengan pantai, tapi kekeringan cukup parah," katanya.

Edy mengatakan dari 14 kecamatan yang kesulitan air bersih, hanya yang diberikan bantuan air bersih. Yakni Purwosari, Girisubo, Rongkop, Tepus, Paliyan dan Panggang.

"Tidak semua wilayah terdampak kekeringan bantuan air bersih didropping dari BPBD. Dropping air bersih dilakukan dari kecamatan, bila anggaran mereka habis mungkin mengajukan ke kami. Selain itu banyaknya bantuan dari pihak ketiga mengurangi dropping air dari pemerintah," katanya.

Sementara itu, Camat Tanjungsari Rakhmadian Wijayanto mengatakan dari lima desa yang ada di Kecamatan Tanjungsaei sudah mengalami kekeringan. Hal ini dikarenakan letak geografisnua tinggi.

"Kami yang melakukan distribusi air bersih dengan mengambil air dari PDAM yang ada di Tanjungsari," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 bulan lalu

    Membangun Sarana Air Bersih di Pulau Panjang

    SIMPANG EMPAT (EKSPOSnews): Pembangunan Sarana Air Bersih di Jorong Pulau Panjang Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) dimulai untuk memenuhi kebutuhan

  • 6 bulan lalu

    Astra Bangun Fasilitas Air Bersih

    JAKARTA (EKSPOSnews): Sejumlah sekolah di Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapatkan bantuan fasilitas air bersih dari Yayasan Pendidikan Astra-Michael D Ruslim (YPA-MDR) untuk pemenuha

  • 11 bulan lalu

    Sejumlah Investor Tertarik Tanam Modal di Sektor Air Bersih

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengatakan beberapa perusahaan tertarik untuk menanam modal di sektor air bersih ibu kota Provinsi Aceh tersebut."Sudah ada beberapa perus

  • 2 tahun lalu

    Semen Padang Distribusikan Air Bersih

    PADANG (EKSPOSnews): Perseroan Terbatas Semen Padang mendistribusikan 27 ribu liter air bersih di dua kecamatan di Padang, Sumatera Barat, untuk mengantisipasi terjadinya kekeringan di daerah itu."Mel

  • 2 tahun lalu

    Babinsa Bantu Pendistribusian Air Bersih

    Hujan sudah mulai turun disejumlah daerah di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur namun kekeringan masih terjadi di mana-mana. Salah satunya terjadi di Dusun Klampean Desa Grabagan, Kecamatan Grabagan,

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99