Senin, 20 Nov 2017
  • Kamis, 27 Jul 2017 05:25

    Ratusan Ribu Bayi Berpotensi Hepatitis

    JAKARTA (EKSPOSnews): Sebanyak 150 ribu bayi per tahunnya 95 persen berpotensi terjangkit hepatitis akibat penularan dari ibu kepada anaknya yang terjadi akibat kontak darah saat persalinan.Direktur P
  • Rabu, 26 Jul 2017 05:20

    PTPN III Spin Off Rumah Sakit

    MEDAN (EKSPOSnews); PTPN III (Persero) sebagai induk perusahaan BUMN perkebunan semakin memantapkan langkah mendukung peningkatan mutu pelayanan dan profesionalisme rumah sakit di Indonesia. Hal ini t
  • Minggu, 23 Jul 2017 06:24

    Tanaman Torbangun Berkhasiat Mengobati Penderita Diabetes

    MANGUPURA (EKSPOSnews): Pakar gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Rizal Damanik mengatakan tanaman torbangun sangat berkhasiat untuk mengobati penderita yang memiliki penyakit diabetes melitus."T
  • Minggu, 23 Jul 2017 06:19

    Warga Diminta Deteksi Dini Penyakit Kanker

    YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat rajin melakukan deteksi dini kanker sebagai upaya menekan prevalensi penyakit kanker di Indonesia."Perlu deteksi dini karena gaya hi
  • Rabu, 19 Jul 2017 19:28

    Akreditasi Puskesmas Simalungun Tuntas 2018

    SIMALUNGUN (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, menargetkan pada tahun 2018, puskesmas di daerah itu terakreditasi dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyara
  • Selasa, 18 Jul 2017 05:06

    RS Bhayangkara Tebing Tinggi Dilengkap Hemodialisa

    MEDAN (EKSPOSnews): Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Paulus Waterpauw meluncurkan layanan "hemodialisa" atau pengobatan untuk cuci darah di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Tebing Tinggi.Peluncuran
  • Sabtu, 08 Jul 2017 04:24

    Angka Kematinan Ibu di Musi Bayuasin Rendah

    MUSI BAYUASIN (EKSPOSnews): Angka kematian ibu di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan tergolong rendah yakni hanya sembilan orang meninggal dunia saat melahirkan setiap tahunnya."Angka kematian
  • Kamis, 06 Jul 2017 12:54

    Sadari, Aplikasi untuk Deteksi Dini Kanker Payudara

    KUDUS (EKSPOSnews): Hingga kini, kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang menjadi momok bagi perempuan. Tak pelak, pengetahuan untuk melakukan deteksi dini terhadap kanker payudara menjadi n
  • Kamis, 06 Jul 2017 04:31

    Obat Generik Semakin Diminati

    SURABAYA (EKSPOSnews): Permintaan obat generik secara nasional mulai tumbuh baik, khususnya dari kalangan pemerintah, kata Direktur Pengembangan Bisnis PT Kimia Farma Tbk. Pujianto."Secara nilai meman
  • Rabu, 05 Jul 2017 09:24

    Kemenkes Bantu Peralatan Rumah Sakit di Sumatera Selatan

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Gubernur Sumatera Selata Alex Noerdin mengatakan, Kementerian Kesehatan akan membantu peralatan rumah sakit daerah Pemprov Sumsel senilai Rp900 miliar.Nantinya peralatan dan fa
  • Selasa, 27 Jun 2017 16:18

    Posko Pelayanan Kesehatan Pemudik di Musi Bayuasin

    MUSI BAYUASIN (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan menyiapkan posko pelayanan kesehatan di jalur mudik Hari Raya Idulfitri 1438 Hijriah/2017, Jalan Lintas Timur Sumatera
  • Senin, 19 Jun 2017 17:01

    Sumbar bebas Mie Samyang

    PADANG (EKSPOSnews): Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan wilayah itu bebas dari peredaran Mie Samyang yang mengandung DNA babi."Kami sudah melak
  • Senin, 19 Jun 2017 09:42

    Operasi Cipta Kondisi Tekan HIV/AIDS

    SAMPIT (EKSPOSnews): Operasi Cipta Kondisi yang dilakukan tim gabungan di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, salah satunya bertujuan untuk menekan penularan penyakit HIV/AIDS yan
  • Minggu, 18 Jun 2017 19:07

    Rumah Sakit Siloam Medan Terima Peserta BPJS Kesehatan

    MEDAN (EKSPOSnews): Rumah Sakit Siloam Medan siap menerima peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan yang ingin mendapatkan layanan kesehatan di rumah sakit itu."Tidak benar kalau RS Siloam
  • Sabtu, 17 Jun 2017 06:08

    Awas...Makanan di Yokyakarta Mengandung Bahan Berbahaya

    YOGYAKARTA (MM): Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Daerah Istimewa Yogyakarta menemukan 34 persen produk makanan beredar di lima pasar tradisional di daerah itu mengandung bahan berbahaya."Kandung
  • Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99