- Home
- Pendidikan
- Minat Masyarakat Jadi Guru Tinggi
Minat Masyarakat Jadi Guru Tinggi
Oleh: Jallus
Jumat, 27 Jul 2018 03:46

Hal itu ditegaskan Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) Syawal Gultom, usai meninjau pelaksanaan ujian Seleksi Mahasiswa Mandiri (SMM) Tahun 2018, di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tersebut, Kamis 26 Juli 2018.
Sementara itu, jumlah peserta SMM Unimed Tahun 2018, mencapai sebanyak 3.823 orang, terdiri dari Saintek 1.005 orang, Soshum 2.155 orang dan Campuran 663 orang.
Rektor mengatakan, Unimed selama ini telah banyak mendidik dan mencetak guru, konselor, pamong belajar, dan tenaga kerja yang bermutu.
"Selain itu, guru yang berkarakter, memiliki kecerdasan intelektual, spritual, emosional, maupun kinestetik," ujar Prof Syawal didampingi Kepala Humas Unimed Muhammad Surip.
Ia mengatakan, jumlah pendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Tahun 2018 di Unimed sebanyak 60.456 orang, namun yang berhasil diterima hanya 2.293 orang.
Mahasiswa yang diterima itu, dari berbagai Program Studi (Prodi) yakni Pendidikan Guru, Sastra Inggris, Ekonomi, Tehnik, Olah Raga, Seni Budaya dan jurusan lainnya.
"Berdasarkan Undang-undang Guru Nomor 14 Tahun 2005, dipersyaratkan bahwa untuk menjadi guru harus memiliki sertifikat guru. Pemrolehan sertifikat guru dapat dilakukan melalui pedidikan profesi guru (PPG)," ucap Guru Besar Unimed itu.
Syawal menambahkan, dalam lima tahun terakhir ini, Unimed telah diberikan kepercayaan oleh Dirjen Dikti untuk menyelenggarakan PPG bagi Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM-3T), PPG Prajabatan bersubsidi, dan PPG dalam jabatan.
Pada tahun 2017, Unimed melaksanakan PPG Prajabatan gelombang I dengan peserta 42 orang, gelombang dua dengan peserta 123 orang dan PPG SM3T angkatan ke-6, dengan peserta sebanyak 227 orang.
Kemudian, tahun 2018 ini mendapat kepercayaan dari Dirjen Guru dan Tenaga Kemendikbud untuk penyelenggaraan PPG dalam jabatan Bersubsidi, serta SM-3T.
Pelaksanaan PPG ditujukan untuk melatih para sarjana calon guru untuk menjadi guru dengan kualifikasi profesional.
"PPG merupakan upaya serius pemerintah, dalam meningkatkan kualitas pendidikan terutama peningkatan guru," kata Rektor Unimed itu.
Sumber: antaranews.
-
satu bulan lalu
Oknum Guru Agama Nikahi Muridnya
TANGERANG (EKSPOSnews): Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mengecam seorang oknum guru agama di Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, Bs (38) yang menikahi muridnya N (17) tanpa se
-
2 bulan lalu
Minat Terhadap Profesi Guru Tinggi
MEDAN (EKSPOSnews): Minat masyarakat terhadap profesi guru tinggi yang diindikasikan dengan semakin banyaknya calon mahasiswa baru mendaftar ke Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), kata Rekt
-
2 bulan lalu
Guru Kementerian Agama Akan Terima Tunjangan Profesi
SURABAYA (EKSPOSnews): Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan mulai 2019 ratusan ribu guru di bawah naungan Kementerian Agama akan menerima tunjangan profesi yang terbagi dalam enam klasifi
-
2 bulan lalu
Guru Mendidik dengan Hati
KEDIRI (EKSPOSnews): Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengajak guru untuk mendidik anak-anak didiknya dengan sepenuh hati, sehingga mereka bisa belajar dengan bersemangat dan nyaman."Lingkungan pe
-
3 bulan lalu
Mengirmkan Guru ke Malaysia
JAKARTA (EKSPOSnews): Pemerintah mengirim 100 guru ke Malaysia untuk memperbaiki kualitas pendidikan bagi anak-anak tenaga kerja Indonesia (TKI), demikian keterangan tertulis KJRI Kota Kinabalu yang d