Sabtu, 02 Feb 2019
eksposnews.com

3 Kapal Pengangkut Sapi Tertahan di Kupang

Oleh: Jallus
Selasa, 13 Jun 2017 10:28
BAGIKAN:
istimewa
Kapal pengangkut ternak.
KUPANG (EKSPOSnews): Tiga unit kapal pengangkut sapi yang akan dikirim ke Pulau Jawa masih tertahan di Pelabuhan Tenau Kupang akibat cuaca buruk yang melanda perairan Nusa Tenggara Timur dalam beberapa pekan terakhir.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patriot Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tenau Kupang Yudi Kusmiyanto di Kupang,  mengatakan cuaca buruk itu sudah terjadi sejak awal Juni 2017.

"Akibat cuaca buruk tiga kapal itu masih berada di Pelabuhan Tenau. Dan kami juga sudah mengeluarkan larangan berlayar," katanya di Kupang, Selasa 13 Juni 2017.

Ketiga kapal pengangkut sapi tersebut adalah kapal Tol Laut Camara Nusantara I milik Pelni, serta dua kapal barang yang memang sering digunakan oleh para pengusaha sapi untuk mengangkut sapi guna dikirim ke Pulau Jawa.

Yudi mengatakan bahwa kapal Cemara Nusantara I yang membawa sapi dari NTT seharusnya sudah bertolak sejak pekan lalu. Namun kapal yang mengakut kurang lebih 498 ternak sapi itu masih saja tertahan di pelabuhan tersebut.

"Sementara dua kapal barang yang masih bersandar di Pelabuhan Tenau hingga saat ini akan mengirim sapi ke Surabaya," tuturnya.

Pantauan Antara kapal Camara Nusantara I milik PT Pelni hingga saat ini masih berlabuh di Teluk Hansisi di antara Pulau Semau dan Pulau Timor.

Yudi menambahkan izin berlayar akan diterbitkan jika cuaca di perairan NTT sudah mulai membaik. Sebab menurut data dari BMKG gelombang laut di perairan NTT hingga saat ini mencapai 3,5 hingga 4 meter.

Pengusaha Sapi dari CV Cahaya Baru Kupang Helda Kota Diah mengaku pihaknya merugi akibat cuaca yang akhir-akhir ini terjadi di wilayah NTT.

"Seharusnya kapal pengakut sapi kami sudah tiba di Surabaya pada hari ini, namun karena cuaca buruk harus tertahan dan kami sangat rugi dengan kejadian ini," tuturnya.

Kerugian itu menurut Helda karena pihaknya masih harus menahan sapi-sapi mereka di balai karantina Pemprov NTT yang biaya penginapannya per hari mencapai Rp30 ribu per ekor tergantung bobot sapinya.

Ia berharap agar cuaca segera membaik sehingga pengiriman sapi juga bisa berjalan dengan lancar.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak

vipqiuqiu99 vipqiuqiu99