Kamis, 24 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Goreng Ubi di Depan BPN Sumut
    Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Laba PT Bank Danamon Capai 2,45 Triliun di Triwulan III
    NET
    Bank Danamon
    JAKARTA(EKSPOSnews): Laba PT Bank Danamon Tbk (BDMN) capai Rp 2,45 triliun di triwulan III-2011, naik 11% dari periode yang sama tahun lalu Rp 2,2 triliun. Perseroan juga mencatat pertumbuhan kredit, terutama di sektor mikro dan usaha kecil, serta kredit komersial.

    Menurut Direktur Utama Bank Danamon, Henry Ho, dalam keterangan tertulisnya, Rabu 26 Oktober 2011, total kredit tumbuh 26% dari Rp 77,37 triliun di triwulan III-2010 menjadi Rp 97,83 triliun. Varian produk pembiayaan perseroan yang tercatat dalam laporan keuangan diantaranya Danamon Simpan Pinjam, Adira Finance, Adira Kredit.

    Kredi UKM dan komersial bahkan mencatat pertumbuhan paling tinggi, masing-masing 31% dan 29%. Kedua sektor kredit ini, kata Direktur Keuangan perseroan Vera Eve Lim, mencapai Rp 29,764 triliun, atau 31% dari total kredit BDMN.

    Pembiayaan di anak usaha, Adira Finance sampai triwulan III Rp 39,02 triliun naik dari periode sebelumnya Rp 27,83 triliun. Sementara wholesale loan mencapai Rp 12,04 triliun, dan kredit ritel Rp 4,77 triliun.

    Henry menambahkan, rasio biaya kredit (cost of credit ratio) perseroan terhadap jumlah rata-rata aset produktif berada pada level 3%. Pencapaian ini lebih baik dari tahun lalu 3,5% setahun. Rasio kredit bermasalah (Nett Performing Loan) 2,9%, turun dari periode sebelumnya 3,1%.

    Pendanaan dari masyarakat juga tumbuh 21% menjadi Rp 86,99 triliun, dengan posisi tabungan dan giro (CASA) Rp 32,874 triliun atau 38% dari total DPK. Tabungan meningkat 12% menjadi RP 21,42 triliun, dengan giro yang juga bertumbuh 23% menjadi Rp 11,45 triliun.

    "Di samping itu, deposito berjangka Danamon tumbuh 23% mencapai Rp54,116 triliun, mencerminkan tingkat likuiditas yang sehat," ucap Vera, seperti dikutip detikfinance.

    Rasio kredit terhadap total dana pihak ketiga (Loan to Deposit Ratio/LDR) mencapai 99,5% dengan Return on Asset (ROA) 2,6% dan Return on Equity (ROE) sebesar 18,3%.(ana)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!