Kamis, 24 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Goreng Ubi di Depan BPN Sumut
    Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Jasa Marga Siapkan Rp 25 Triliun untuk Bangun 215 Km Jalan Tol
    NET
    jasa marga
    JAKARTA(EKSPOSnews): PT Jasa Marga (persero) Tbk akan membangun jalan tol sepanjang 215 kilo meter dengan nilai investasi Rp 25 triliun. Hal ini dilakukan untuk menyukseskan program Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang dimulai di 2011.

    "Untuk MP3EI, Jasa Marga akan bangun 215 km jalan tol, investasinya Rp 25 triliun," ujar Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Frans Sunito dalam jumpa pers di Kediaman Menteri BUMN, Jalan Denpasar, Jakarta, Minggu 21 Agustus 2011.

    Menurut Frans, jika masalah pembebasan lahan bisa diselesaikan dengan segera maka tol tersebut dapat beroperasi pada tahun 2014, sehingga tol yang dapat dibangun hingga tahun itu mencapai 700 Km.

    "Dengan adanya program tersebut, kita dapat memaksimalkan pembangunan kita dari 350 km menjadi 700 km sampai tahun 2014," ujarnya.

    Terkait pendanaan, Frans menyatakan dana untuk membangun jalan tersebut 30 persen dari modal perusahaan sementara 70 persen dari pinjaman perbankan dalam negeri.

    "Kita gunakan 30 persen modal 70 persen dari pinjaman, pinjaman itu dari perbankan dalam negri. Nanti kalau jalan tol sudah selesai, kita baru pakai bond, jadi selama pembangunan jalan tol kita melakukan pinjaman kepada pihak bank, setelah mulai beroperasi kita finance dalam bentuk bond," ujarnya.

    Terkait pembangunan tol Tanjung Benoa Utara, Frans menyatakan akan memulai proyeknya pada Oktober 2011 mendatang. Pihaknya sendiri masih mencari pinjaman sebesar Rp 1,5 triliun untuk pendanaannya yang membutuhkan investasi sebesar Rp 2 triliun.

    "Kalau investasinya sampai Rp 2 Triliun kita butuh Rp 1,5 triliun untuk pnjamannya, kita kan baru mau membentuk konsorsium dulu dengan Pelindo. antara Angkasa Pura dan Pelindo dan segala macam lah, nanti kita berbicara dengan perbankan," tandasnya.(dtf)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!