PT Elnusa Peroleh Kontrak Senilai Rp220 miliar

Rabu, 22 September 2010 | 04:33:16
net/logo

JAKARTA (EKSPOSnews): PT Elnusa Tbk memperoleh kontrak proyek transition seismic acquisition senilai US$24,48 juta atau sekitar Rp220 miliar. Elnusa adalah perusahaan penyedia layanan jasa terintegrasi di bidang hulu migas melalui salah satu unit bisnisnya, geoscience services.

Proyek tersebut akan dikerjakan pada dua blok di wilayah Papua Barat dengan periode kontrak selama enam bulan, mulai akhir September 2010 dan berlanjut di awal 2011.

"Kontrak baru yang diperoleh perseroan akan dikerjakan melalui pola joint operation dengan perusahaan geoscience internasional asal Prancis," kata Sekretaris Perusahaan Elnusa, Heru Samodra, dalam keterangan tertulis yang dipublikasikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa 21 September 2010.

Menurut Heru, bagian pekerjaan perseroan meliputi penyediaan alat (recording and cable), support vessel, transportasi darat, dan semua survei darat.

"Porsi kontribusi perseroan dalam pola joint operation pada proyek ini lebih tinggi dibandingkan dua proyek lainnya yang telah selesai digarap, yakni di Papua Barat dan Kalimantan Timur," ujarnya.

Kondisi itu akan memicu peningkatan profit margin perseroan. Peningkatan porsi kontribusi tersebut seiring dengan semakin meningkatnya kompetensi perseroan pada transition zone dan marine seismic.

Elnusa telah mulai memasuki pasar offshore seismic (transition zone and marine) sejak 2005. Upaya itu terkait perluasan bisnis di jasa hulu migas terintegrasi dan sebagai respons terhadap permintaan eksplorasi dan eksploitasi di wilayah offshore yang terus meningkat.

"Pada 2010, kontribusi dari bisnis transition zone dan marine seismic mulai menunjukkan pertumbuhan signifikan," ujarnya.

Kontribusi transition zone dan marine seismic merupakan yang terbesar pada perolehan kontrak divisi geoscience services yakni sebesar US$89 juta pada semester I/2010. Proyek itu menyumbang 60 persen dari total kontrak divisi tersebut melalui pengerjaan di Papua Barat dan Kalimantan Timur. (vn)


BERITA LAINNYA
Telkom Perluas Area Broadband
Rabu, 22 Oktober 2014 | 13:52:59
Garuda Akan Buka Lagi Rute Lombok-Surabaya
Senin, 20 Oktober 2014 | 15:13:48
Semen Indonesia Dirikan Universitas di Gresik
Minggu, 19 Oktober 2014 | 15:25:04
Telkom Genjot Bisnis Serat Optik FTTHEM
Minggu, 19 Oktober 2014 | 04:02:22
Telkomsel Perkuat Jaringan di Perbatasan
Kamis, 16 Oktober 2014 | 13:27:47
Lion Group Bakal Kelola Bandara Halim
Selasa, 14 Oktober 2014 | 19:17:17
BP Jamsostek Perkenalkan Program Jamsos ke Kampus
Senin, 13 Oktober 2014 | 05:18:31
Philips Bidik Pasar Pencahayaan Hotel di Samarinda
Minggu, 12 Oktober 2014 | 07:47:03
Omset Gudang Garam Tergerus
Jumat, 10 Oktober 2014 | 04:55:23
BERIKAN KOMENTAR
Top