Kamis, 24 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Goreng Ubi di Depan BPN Sumut
    Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Pelatih Anggar Sumsel Lucky Ramadhani Latihan di London
    PALEMBANG (EKSPOSnews): Pelatih anggar Sumatera Selatan, Lucky Ramdhani, mengatakan akan menjalani pelatihan selama dua bulan di London, Inggris, pada Maret 2012.

    "Saya sudah mendapatkan informasi dari PB IKASI mengenai pengiriman ke London, tapi hingga kini memang belum ada surat resminya. Biasanya, satu atau dua minggu sebelum keberangkatan akan dikirim PB," kata Lucky, di Palembang, Minggu 22 Januari 2012.

    Dia mengaku, tidak mengetahui persis kenapa dipilih mengikuti pelatihan itu.

    Hanya saja dia memprediksi, karena keberhasilan membawa tim nasional meraih medali emas pada SEA Games XXVI lalu, pada nomor sabre beregu putri.

    "Bisa jadi, PB IKASI ingin meningkatkan kemampuan pelatih sabre, karena dari jenis senjata itu yang sudah kelihatan prestasi taraf internasionalnya," ujar peraih medali emas PON tahun 2000 ini.

    Bagi Lucky, kesempatan menjajal negara Eropa itu akan semakin memperkaya pengetahuan di bidang olahraga prestasi anggar, setelah pada tahun 2009 sempat menjalani pelatihan di Jepang selama tiga bulan.

    "Anggar memang berkembang dan bermula di Eropa, tapi kini sudah merambat ke Asia, seperti Korea, China, dan Jepang. Bagi saya, ke Eropa memang menjadi tujuan untuk belajar dan bersyukur dapat terwujud," ujar PNS Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumsel ini lagi.

    Dia melanjutkan, olahraga anggar selalu bergerak dinamis dan harus diikuti oleh setiap pelatih, agar tidak tertinggal dengan metode dan peraturan-peraturan baru dalam bertanding.

    "Harus mau 'up date' terus, jika tidak akan tertinggal. Harus mau buka internet, dan mengetahui perkembangan yang terjadi, karena peraturan dalam pertandingan sering berubah-ubah, terkadang hanya dalam hitungan bulan," ujar pelatih berusia 39 tahun ini.

    Meskipun memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kemampuan pribadi sebagai pelatih, tapi Lucky tetap fokus menyiapkan tim ke PON Riau, September 2012.

    "Meskipun di luar negeri, tetap saya pantau tim dan sering dilakukan, seperti saat mengurus tim nasional berlatih di Jakarta," katanya.

    Ia menambahkan, sebagai pelatih daerah memiliki tanggung jawab buat Sumsel di PON nanti, dengan harapan asisten pelatih juga mampu menerapkan program latihan yang sudah disepakati bersama.(antara)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!