Jum'at, 25 April 2014
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Kunjungi eksposnews.com dari HP Anda!
  • Pemkab Solok Selatan Salurkan Bantuan Sapi
    Kamis, 7 Maret 2013 | 14:11:04
    PADANG ARO (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menyalurkan bantuan sapi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kepada lima kelompok tani di daerah itu.

    "Kita sudah menyalurkan 55 ekor sapi jenis peranakan ongole (PO) yang merupakan bantuan Provinsi Sumbar kepada lima kelompok tani di Solok Selatan," kata Kabid Peternakan Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan Solok Selatan Yuherdi di Padang Aro, Kamis 7 Maret 2013.

    Ia mengatakan, masing-masing kelompok tani mendapat bantuan 11 ekor sapi jenis PO yang dibeli dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumbar.

    "Kita hanya menyalurkannya, sedangkan untuk pengadaan sudah dilakukan pemerintah provinsi," katanya.

    Untuk bantuan, katanya, memang selalu jenis sapi PO, tidak pernah yang lain seperti Simental.

    Penyaluran bantuan tersebut sesuai dengan program pemerintah yakni satu petani satu sapi. Lima kelompok tani yang mendapat bantuan tersebut yaitu Harapan Maju di Jorong Tanjung Harapan, Nagari Lubuak Gadang Timur dan Agro Mandiri, Kecamatan Sangir.

    Selain itu, Supra Mandiri di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Tuah Saiyo Sangir Jujuan, serta Bina Bersama Sangir Batang Hari.

    Menurut dia, bantuan ini baru permulaan dan masih banyak lagi yang akan kita salurkan kepada petani.

    "Kita mengajukan permohonan bantuan peternakan ini bukan hanya ke provinsi tetapi juga pemerintahan pusat dan sekarang menunggu realisasinya," kata dia.

    Ia menyebutkan, alokasi dana dari APBD kabupaten untuk peternakan relatif sedikit, karena itu Pemkab mengupayakan bantuan dari pemerintah pusat.

    "Jika hanya mengandalkan APBD kabupaten, akan sulit untuk menyejahterakan petani, sehingga perlu menggaet dana pusat maupun provinsi semaksimal mungkin," katanya.

    Ia berharap para petani juga bisa memanfaatkan bantuan tersebut sebaik-baiknya, jangan sampai semua yang sudah diberikan pemerintah menjadi sia-sia.

    "Kita harapkan petani memanfaatkannya sebaik mungkin sehingga dapat menyejahterakan mereka dan bantuan pemerintah tepat sasaran," katanya.(antara)

    Akses berita terbaru versi mobile di: m.eksposnews.com
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!