Budidaya Rumput Laut di Lampung Selatan Terhenti

Minggu, 13 Januari 2013 | 14:59:52
KALIANDA (EKSPOSnews): Budi daya komoditas rumput laut di daerah pesisir pantai Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung terhenti akibat serangan penyakit serta ketinggian gelombang perairan daerah itu sejak beberapa pekan terakhir.

"Sudah tiga minggu ini petani berhendi total membuduidayakan rumput laut akibat serangan penyakit dan gelombang tinggi," kata Usi, salah satu pembudidaya di Desa Sumur Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, Minggu 13 Januari 2013.

Ia mengatakan, pengaruh paling besar terhentinya budidaya ini adalah serangan penyakit sejenis jamur berwana putih yang menghambat pertumbuhan rumput laut.

"Rumput laut tidak tumbuh, justeru semakin kecil dan hancur jika sudah terkena penyakit tersebut," ujarnya.

Menurut dia, jika petani memaksakan berbudidaya maka akan merugi karena pembelian bibit cukup tinggi mencapai Rp12.000 per kilogram yang dibeli dari para petani daerah setempat.

"Ketersediaan bibit juga sedang kosong saat ini karena banyak yang sedang menghentikan budi daya rumput laut," kata Usi.

Pembudidaya setempat lainnya, Zubaida, membenarkan bahwa sekarang ini hampir semua pembudidaya di daerah itu berhenti akibat serangan penyakit bawaan dari gelombang tinggi ini.

"Kami sudah menyiapkan lahan budidaya baru namun tidak jadi akibat serangan penyakit itu," ujarnya.

Selain serangan penyakit, juga ada serangan ikan kecil yang memakan rumput laut di tali untaian, sehingga pembudidaya memilih berhenti sementara sampai serangan itu hilang.

Para warga yang membudidayakan rumput laut sementara ini menganggur, dan juga tidak melaut akibat cuaca buruk melanda peraiaran itu sejak beberapa pekan ini.(antara)

BERITA LAINNYA
Bungkil Kopra Asal Sulut Diminati di Asia
Jumat, 22 Agustus 2014 | 13:42:46
Ribuan Hektare Tanaman Pala di Aceh Mati
Kamis, 21 Agustus 2014 | 19:07:32
Petani Kesulitan Mendapatkan BBM untuk Alat Pertanian
Kamis, 21 Agustus 2014 | 15:20:36
9 Pabrik Pengolahan Karet di Riau Setop Berproduksi
Kamis, 21 Agustus 2014 | 13:18:09
Kebutuhan Pupuk Bersubsidi di Tobasa Meningkat
Kamis, 21 Agustus 2014 | 07:57:44
Bank Riau Kepri Kirim 24 Petani Sawit Belajar ke Sumut
Selasa, 19 Agustus 2014 | 16:56:01
Pemkab Pasaman Barat Sediakan 12.000 Bibit Jeruk
Sabtu, 16 Agustus 2014 | 15:33:56
50% Lebih Sektor Pertanian adalah Padi & Palawija
Selasa, 12 Agustus 2014 | 15:01:32
Langkat Lunbung Beras di Sumut
Minggu, 10 Agustus 2014 | 07:05:31
Aceh Kembangkan Bibit Pala Sambungan
Kamis, 7 Agustus 2014 | 05:36:35
Bulog Meulaboh Terima Beras Impor
Selasa, 5 Agustus 2014 | 20:29:28
Puluhan Ton Ikan Mas Petani di Danau Maninjau Mati
Selasa, 5 Agustus 2014 | 15:57:35
BERIKAN KOMENTAR
Top