Aceh Utara Kembangkan Kedelai

Senin, 30 Juli 2012 | 18:13:51
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, memprogramkan pengembangan lahan kedelai seluas 2.500 hektare pada 2012 untuk mendukung swasembada komoditas tersebut.

Kepala Seksi Tanaman Palawija dan Hortikultura Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Peternakan Aceh Utara Zulkifli di Lhokseumawe, Senin, 30 Juli 2012 menyatakan pengembangan lahan tanaman kedelai yang dananya bersumber dari APBN tersebut dialokasikan untuk 12 dari 27 kecamatan.

Pada program pengembangan tanaman kedelai tersebut, dilakukan dengan teknik Sekolah Lapang Pertanian Teknik Terpadu (SLPTT), di mana untuk setiap 10 hektare tanaman, satu hektarenya untuk demplot.

Tujuan pengembangan lahan tanaman palawija itu untuk mengembangkan tanaman tersebut di Kabupaten Aceh Utara. Sebagian dari bantuan pemerintah pusat tersebut sudah disalurkan dan sebagian lagi masih menunggu, karena pengadaan benih dilakukan oleh perusahaan rekanan di pusat.

"Jadi, realisasi penyaluran benih kedelai baru mencapai 1.434 ton," ujarnya.

Terkait turunnya produksi kedelai di Aceh Utara, Zulkifli menyebutkan, karena dulunya pengaruh harga gabah yang tinggi, sedangkan harga "kacang kuning" saat itu masih rendah.

Kedelai banyak ditanam di areal persawahan setelah usai panen padi, tetapi karena harganya rendah, petani juga enggan menanam di lahan sawah.

"Dulunya, usai panen padi langsung ditanami kedelai, namun karena harga gabah semakin tinggi, begitu panen, petani kembali menanam padi," ujar Zulkifli.

Persoalan lain yang menjadi pemicu rendahnya produksi kedelai di Aceh Utara karena petani masih banyak yang memanen muda untuk dijual sebagai penganan.

"Jumlah petani yang memanen kedelai pada usia muda diperkirakan mencapai 50 persen dari jumlah petani yang memanen kedelai pada usia tua (siap panen)," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, dengan adanya program SLPTT ini diharapkan minat petani untuk mengembangkan tanaman kedelai kembali meningkat.(antara)

BERITA LAINNYA
Petani Jagung di Sumbawa Kesulitan Peroleh Pupuk
Rabu, 27 Agustus 2014 | 03:55:23
Transaksi Lelang Agro Sulut Menggembirakan
Selasa, 26 Agustus 2014 | 08:01:44
Pasar Lelang Agro di Manado Perdagangkan Cengkih
Selasa, 26 Agustus 2014 | 07:58:06
Harga Cengkih di Manado Turun
Senin, 25 Agustus 2014 | 20:08:02
Bungkil Kopra Asal Sulut Diminati di Asia
Jumat, 22 Agustus 2014 | 13:42:46
Ribuan Hektare Tanaman Pala di Aceh Mati
Kamis, 21 Agustus 2014 | 19:07:32
Petani Kesulitan Mendapatkan BBM untuk Alat Pertanian
Kamis, 21 Agustus 2014 | 15:20:36
9 Pabrik Pengolahan Karet di Riau Setop Berproduksi
Kamis, 21 Agustus 2014 | 13:18:09
Kebutuhan Pupuk Bersubsidi di Tobasa Meningkat
Kamis, 21 Agustus 2014 | 07:57:44
Bank Riau Kepri Kirim 24 Petani Sawit Belajar ke Sumut
Selasa, 19 Agustus 2014 | 16:56:01
Pemkab Pasaman Barat Sediakan 12.000 Bibit Jeruk
Sabtu, 16 Agustus 2014 | 15:33:56
BERIKAN KOMENTAR
Top