Jambi Miliki Potensi Pangan Lokal

Selasa, 14 Februari 2012 | 14:39:43
JAMBI (EKSPOSnews): Provinsi Jambi memiliki potensi pangan lokal yang cukup besar, namun masih terabaikan atau disia-siakan.

Kepala Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Hanif Lubis mengatakan sebagian besar warga dan petani, terutama yang bermukim di pedesaan memiliki lahan pekarangan yang cukup luas, namun tidak dimanfaatkan secara optimal.

"Diyakini bila perkarangan itu dimanfaatkan secara optimal maka petani selain bisa menambah kebutuhan pangannya, juga bisa menambah pendapatan," katanya di Jambi, Selasa 14 Februari 2012.

Potensi pangan lokal yang bisa dimanfatkan atau digunakan untuk penanaman jagung, singkong, ubi jalar, sukun dan lainnya, termasuk sayur-sayuran.

Pemerintah Provinsi Jambi, sesuai juga program nasional, terus berupaya melakukan diversivikasi pangan untuk mengurangi ketergantungan pada beras.

Konsumsi beras penduduk Provinsi Jambi 130kg/kapita/tahun dinilai cukup tinggi dan mubazir, yang semestainya bisa diganti atau diselingi dengan pangan lainnya.

Tingginya ketergantungan warga akan beras, dikhawatirkan pada waktu tertentu terjadi krisis beras atau gagal panen padi secara nasional, maka warga akan kelaparan.

Lewat percontohan kampung pangan terpadu yang dicanangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada hari pers nasional (HPN) 9 Februari 2012 di Jambi berlokasi di desa Pudak, Kabupaten Muarojambi diharapkan bisa memotifasi atau warga untuk melakukan hal yang sama.

Di desa kampung pangan terpadu, warga atau petani memanfaatkan pekarangannya secara optimal, sesuai potensi lahan.

"Lahan perkarangan itu dimanfaatkan sesuai potensinya, seperti dijadikan kolam, bila lahan tersebut rawa, ditanami jagung, ubu jalar, singkong dan lainnya jika lahan tersebut lahan kering," kata Hanif Lubis.(antara)


BERITA LAINNYA
Cengkih Sulut Lebih Mahal
Jumat, 31 Oktober 2014 | 06:36:55
Ikan Pora-Pora di Danau Toba Mulai Berkurang
Selasa, 28 Oktober 2014 | 06:15:35
Kedaulatan Pangan Mutlak
Minggu, 26 Oktober 2014 | 19:46:05
Produktivitas Kakao di Lampung Timur Rendah
Sabtu, 25 Oktober 2014 | 19:41:58
Sumut Miliki Kebun Kelapa Sawit Terbesar Kedua
Kamis, 23 Oktober 2014 | 06:10:58
Harga Karet di Madina Jatuh
Rabu, 22 Oktober 2014 | 13:55:08
Harga Cengkih di Manado Merangkak Naik
Selasa, 21 Oktober 2014 | 21:38:29
Pemkab Labuhanbatu Salurkan Bibit Ikan Lele
Selasa, 21 Oktober 2014 | 06:27:59
Wah, 2,2 juta Hektare Sawit di Riau Ilegal
Senin, 20 Oktober 2014 | 14:49:08
Kemarau, Petani Cengkih Rugi
Senin, 20 Oktober 2014 | 03:54:53
Impor Raw Sugar Perlu Dibatasi
Jumat, 17 Oktober 2014 | 16:04:18
Resi Gudang Bisa Bantu Petani Sulut
Kamis, 16 Oktober 2014 | 13:25:49
BERIKAN KOMENTAR
Top