
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Sumut Kembangkan Sentra Bawang Merah
MEDAN (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan memperluas lahan tanaman bawang merah di berbagai sentra produksi untuk menekan impor komoditas itu khususnya dari India.
"Pemerintah akan memberikan bantuan benih bawang merah untuk petani seluas tujuh hektare sekaligus akan mengembangkan benih unggul bawang itu untuk selanjutnya bisa dibagikan ke petani,"kata Kepala Dinas Pertanian Sumut, M.Room.S, di Medan, Jumat 20 Januari 2012. Menurut rencana, pengembangan benih bawang merah di kawasan Samosir dan beberapa daerah lainnya. Samosir dan Karo merupakan salah satu sentra produksi terbesar komoditas itu. Diakui memang harus ada upaya meningkatkan produksi untuk memenuhi kebutuhan yang terus naik yang selama ini akhirnya terpaksa mengandalkan bawang impor antara lain dari India. Impor semakin banyak karena pasokan dari Brebes, Jawa Tengah semakin ketat dengan alasan pedagang produksi juga menurun di daerah itu. Pemerintah Sumut berharap dengan perluasan areal tanaman bawang, pengembangan dan pemberian benih unggulke petani bisa mempercepat kenaikan produksi. Dengan naiknya produksi, diharapkan bukan saja Sumut menjadi swasembada yang berakhir pada terhentinya impor tetapi juga bisa memasok ke daerah lain yang membutuhkannya. Ketua Tim Ahli Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumut, Nasser Atorf, mengatakan, bawang merah merupakan salah satu komoditas yang sering memicu kenaikan inflasi. Produksi yang sering tidak seimbang dengan kebutuhan khususnya menjelang hari besar keagamaan membuat harga jual bawang bergejolak dan akhirnya menaikkan angka inflasi. Di Januari 2012, bawang merah menyumbang 0,0650 persen bagi inflasi di Kota Medan. "Mengacu pada permasalahan itu , diakui TPID Sumut sudah meminta Dinas Pertanian Sumut untuk mengatasinya termasuk komoditas lainnya yakni beras dan cabai,"katanya.(antara)
BERITA TERKAIT:
|