
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Petani di Siantar Martoba Terancam Gagal Panen
Jansen
Akibat saluran irigasi rusak, petani di Siantar Martoba terancam gagal panenPEMATANGSIANTAR (EKSPOSnews) : Akibat saluran irigasi mengalami
kerusakan, membuat petani di daerah aliran Sungai Bah Sibatu-batu,
Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba terancam gagal
panen.
Dampaknya dari irigasi yang ambruk itu menimbulkan kekhawatiran bagi para petani. Pasalnya irigasi tidak dapat berfungsi untuk mengaliri air ke persawahan petani. Menurut Ketua Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A), Amson Sinaga, saluran irigasi mengalami kerusakan sejak bulan Desember 2011. Ini akibat tidak kokohnya saluran irigasi yang dibangun tahun 2007 tersebut. "Baru berapa tahun ini berfungsi sudah rusak," ungkapnya, Jumat 13 Januari 2012. Menurutnya, saluran tersebut mengaliri sekitar 100 hektar persawahan dan kolam ikan. Amson mengaku, sejak rusaknya irigasi itu telah membuat sebagian pemilik kolam ikan dan petani resah. "Kami kesulitan air untuk dialiri ke kolam dan sawah. Bahkan ada beberapa kolam yang tutup karena karena kekurangan air," ujarnya. Amson menuturkan, saat ini para petani akan memasuki musim tanam. Namun akibat minimnya air yang mengaliri ke persawahan petani , maka berakibat musim tanam. Menurutnya, untuk musim tanam biasanya dibutuhkan jumlah air yang cukup banyak. Akibat kerusakan irigasi itu membuat petani terancam untuk menanam padi. "Kerusakan saluran irigasi ini sudah disampaikan kepada Pemko Pematangsiantar melalui Dinas Bina Marga dan Pengairan. Hingga sekarng belum ada tindaklanjut atas pengaduan warga tersebut," paparnya. Dia mengaku, masalah kerusakan irigasi itu juga sudah disampaikan pada Komisi II DPRD Kota Pematangsiantar. Hanya saja Komisi II mengaku kemungkinan saluran irigasi tersebut akan diperbaiki pada Perubahan APBD tahun 2012. Dikatakan, petani tidak mungkin menunggu sesuai dengan waktu yang dijanjikan Komisi II. Karena mata pencaharian warga kebanyakan bergantung pada pertanian dan peternakan ikan. "Kami meminta agar pemko segera melakukan perbaikan irigasi tersebut," harapnya. Diketahui saluran irigasi yang ada sudah tidak lagi dialiri air, bahkan terancam longsor. Untuk mengantisipasinya, warga sengaja memasang tembok penahan dengan menggunakan goni plastik berisi air. (js)
BERITA TERKAIT:
|