Kamis, 24 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Goreng Ubi di Depan BPN Sumut
    Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Impor Daging Terus Meningkat
    MEDAN (EKSPOSnews): Pemerintah menargetkan impor daging sapi pada 2012 tinggal 17,5 persen dari sebesar 25-35 persen pada tahun ini.

    "Impor memang terus turun hingga 2014 yang ditargetkan tinggal di bawah 10 persen karena pada tahun itu Indonesia direncanakan sudah swasembada daging," kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Syukur Iwantoro, di Medan, Rabu 21 Desember 2011.

    Dia mengatakan itu di sela-sela acara pembukaan Bazar Intermediasi Peternakan Ruminansia dan Perbankan Sumut Tahun 2011 yang digelar Bank Indonesia Medan.

    Impor tidak bisa sama sekali ditutup meski sudah swasembada karena daging itu untuk memenuhi keperluan hotel dan restoran bertaraf internasional.

    "Yang pasti pada 2014, pemerintah menargetkan sudah swasembada daging dimana untuk pencapaian target itu sudah dilakukan berbagai langkah mulai dari peningkatan bantuan bibit sapi serta mendorong perbankan agar memberikan kredit ke peternak dan sosialisasi mengkonsumsi daging lokal," katanya.

    Jumlah produksi daging sendiri terus meningkat dimana berdasarkan data Badan Pusat Statistik sudah sebesar 292,450 ton dari kebutuhan yang mencapai 449,31 ton.

    Karena produksi berhasil ditingkatkan, impor pun makin bisa ditekan mulai dari 2011 yang tinggal sekitar 25 persenan, turun menjadi 13 persen pada 2012 dan menjadi di bawah 10 persen pada 2014 saat Indonesia sudah mencapai swasembada.

    Produksi sapi Indonesia terbesar masih dari Jawa Timur sementara impor dari Australia.

    Pelaksana tugas Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho mengatakan perbankan memang diharapkan membantu rencana pemerintah mencapai swasembada daging pada 2014.

    "Perbankan diharapkan meningkatkan pinjaman kepada peternak sapi dan kerbau sesuai skim kredit yang ada seperti KUR (Kredit Usaha Rakyat) dan KUPS (Kredit Usaha Pembibitan Sapi) agar masalah permodalan yang selama ini menjadi kendala bisa teratasi," katanya.

    Dalam sambutan yang dibacakan Asisten II Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Pemerintah Provinsi Sumut, Djaili Azwar, Pelaksana tugas Gubernur Sumut itu berharap Sumut bisa menjadi wilayah lumbung sapi dan kerbau di Indonesia.

    Kepala Dinas Peternakan Sumut, Tetty Erlina Lubis, menyebutkan, populasi sapi di daerah itu terus naik atau sudah mencapai 641.688 ekor.

    Namun jumlah produksi yang meningkat itu belum bisa memenuhi kebutuhan yang juga naik sehingga tetap ada impor diluar pasokan dari daerah lain dari Aceh. (antara)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!