Eyang Subur Siap Digantung FPI

Senin, 1 April 2013 | 22:01:34
JAKARTA (EKSPOSnews): Front Pembela Islam (FPI) mengakui pernah mengunjungi kediaman Eyang Subur terkait tuduhan Eyang Subur menyebarkan aliran sesat. Ketua FPI Jakarta Habib Selon mengatakan, pihaknya tidak mau gegabah dalam melihat konflik Eyang Subur dan Adi Bing Slamet.

"Kita sudah datangi, dan kita di sana tidak gegabah. Karena dari pihak pelapor (Adi Bing Slamet) maunya serbu, bakar, pukul. Kita bukan begitu, kita pakai prosedur," kata Habib Selon saat ditemui di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, Senin 1 Maret 2013.

Menurut Habin Selon, setelah beberapa kali mengirim surat teguran, akhirnya pihaknya langsung menyambangi kediaman Eyang Subur. Kedatangannya tersebut juga disaksikan oleh pihak RT, RW dan Danramil setempat.

"Tanggal 15 Maret jam 7.30 saya bersama RT, RW setempat, Danramil, mendatangi, apa benar Anda (Eyang Subur) yang dituduhkan murid Anda Adi Bing Slamet mengajarkan aliran sesat. Jawab dia (Eyang Subur) Demi Allah Habib, saya siap digantung kalau saya membawa aliran sesat," jelasnya.

Untuk memperkuat omongannya tersebut, pihak Eyang Subur berani membuktikannya dengan surat pernyataan.

"Ya sudah kalau Anda tidak melakukan aliran sesat, dan Anda tidak melarang orang salat, kami minta surat pernyataan hitam di atas putih. Ya dia (Subur) berani bikin," tuturnya.(okezone)

BERITA LAINNYA
Bawa Sabu, Pemuda Asal Aceh Diringkus di Medan
Selasa, 23 September 2014 | 19:10:44
Oknum Satpol PP Pelaku Pelecehan Seksual Ditangkap Polisi
Selasa, 23 September 2014 | 15:07:03
Sembilan Terpidana Korupsi Terpilih Menjadi Anggota Dewan
Selasa, 23 September 2014 | 15:04:45
KPK Diminta Tahan Jero Wacik
Selasa, 23 September 2014 | 05:50:06
Pangdam I/BB Tindak Tegas Prajurit Beking Penimbun Solar
Selasa, 23 September 2014 | 05:40:37
Eksekusi Cambuk di Aceh Bukan Menghina Korban
Sabtu, 20 September 2014 | 18:10:03
Polda Kepri Tetapkan Tersangka Baru Kasus Judi Online
Sabtu, 20 September 2014 | 05:35:01
Wagub Riau Nyaris Ditipu Pria Mengaku Wartawan
Jumat, 19 September 2014 | 14:56:55
KPK Periksa Pejabat Kemenag Terkait Korupsi Dana Haji
Jumat, 19 September 2014 | 14:51:48
Divonis 18 Tahun, Ini Tanggapan Luthfi Hasan
Jumat, 19 September 2014 | 14:30:33
Dua Tahanan Polisi di Medan Berhasil Kabur Saat Macet
Jumat, 19 September 2014 | 05:16:27
BERIKAN KOMENTAR
Top