
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Waduh...Perampok Bersenpi Incar Pengendara Sepeda Motor di Medan
MEDAN(EKSPOSnews): Komplotan perampok bersenjata api (senpi) dan celurit menculik
dua pria pengendara sepeda motor di Jalan Kol Yos Sudarso Km 16,
Kelurahan Martubung, Medan Labuhan, sekitar pukul 05.00 WIB, Minggu 19 Februari 2012.
Dua pria yang sedang bernasib sial, adalah Arianto, 25, dan Andi, 26, warga Jalan Pajak Rambe, Lingkungan VI,Kelurahan Martubung,Kecamatan Medan Labuhan. Mereka diculik komplotan perampok yang berjumlah enam orang saat hendak mencari tukang tambal ban. Mata kedua pria tersebut ditutup dengan lakban dan kedua tangannya diikat.Di dalam mobil mereka dianiaya dan hartanya dikuras,sebelum mereka dibuang di jalan tol. Menurut penuturan Arianto di Mapolsek Medan Labuhan peristiwa itu terjadi ketika hendak pulang ke rumah.Namun saat melintas di Jalan Kol Yos Sudarso Km 16, Kelurahan Martubung ban sepeda motor Yamaha Jupiter MX bernopol BK 4482 CC yang mereka tumpangi bocor. Kedua pria tersebut terpaksa mendorong sepeda motor sambil mencari tukang tambal ban. Saat itulah tiba-tiba sebuah mobil Avanza BK 258 RD berisi enam orang pria langsung menghadang. Dua orang pria turun dan langsung menodongkan senjata api dan celurit. Mereka meminta agar Arianto dan Andi menyerahkan sepeda motornya.Memang tak ada pilihan lain.Dari pada nyawa yang melayang,permintaan itu mereka turuti. “Kami mau pulang ke rumah sehabis malam mingguan. Tapi ketika hampir dekat rumah, ban sepeda motor kami bocor dan terpaksa kami dorong. Waktu itulah tiba-tiba ada mobil Avanza yang menyalip kami, kemudian dua orang turun sambil menodong kami dengan pistol dan celurit,”kata Arianto, Senin 20 Februari 2012. Walau sepeda motor sudah berpindah tangan, kedua korban itu belum lepas dari ancaman. Kedua korban itu dipaksa masuk ke dalam mobil. Di dalam mobil sudah ada empat pria.Keempat pria itu menutup mata Arianto dan Andi dengan lakban.Tangan dan kaki mereka juga diikat. Dalam keadaan yang tidak berdaya,kedua korban sempat dipukuli. Lima telepon selular (Ponsel) mewah,sejumlah perhiasan emas, dan uang Rp800.000 milik kedua korban dirampas. Setelah puas menjarah harta kedua korban, pelaku perampokan menurunkan Arianto dan Andi persisnya di Jalan Tol Balmera kawasan Pajak Rambe,Kecamatan Medan Labuhan. Setelah itu mobil melaju kencang ke arah Medan melalui jalan tol. “Setelah harta kami dirampas, lakban dan ikatan kami dilepas. Kemudian kami diturunkan di Jalan Tol Pajak Rambe. Terus mereka melarikan diri,” papar Arianto. Setelah bebas dari, kedua korban berjalan kaki keluar dari jalan tol. Mereka menuju ke lokasi kejadian dengan harapan sepeda motor milik mereka masih ada di tempat itu. Ternyata harapan kedua korban itu terkabul. Diduga karena bannya bocor pelaku meninggalkannya begitu saja. Kedua korban lantas mendorong kereta ke rumah. Setelah itu, menumpang kendaraan lain dan membuat pengaduan ke Mapolsek Medan Labuhan. Kepala Unit (Kanit) Polsek Medan Labuhan M Octavianus, Senin 20 Februari 2012, menyebutkan, sudah menerima laporan dari kedua korban perampokkan dan penculikkan. “ Ada dua pria melapor ke Mapolsek dengan laporan penculikkan dan perampokkan. Kami masih terus meminta kedua korban ini sebagai saksi.Menurut keterangan kedua korban/saksi pelaku akan kami lacak. Bisa saja tindak kejahatan seperti ini bisa terjadi lagi,”pungkasnya.(sindo)
BERITA TERKAIT:
|