Kamis, 24 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Goreng Ubi di Depan BPN Sumut
    Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Polisi Kejar Perampok Bank BRI Syariah Pekanbaru
    PEKANBARU (EKSPOSnews): Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Kampar, Riau, menyelidiki kasus perampokan bersenjata api yang sebelumnya berhasil membawa kabur brankas berisi uang senilai Rp500 juta milik Bank BRI Syariah Cabang Pekanbaru.

    "Saat ini kami masih menyelidiki kasus perampokan tersebut, sudah empat saksi yang kami periksa. Selain korban ada juga dari pihak karyawan bank lainnya," kata Kepala Polres Kampar, AKBP Trio Santoso di Pekanbaru, Rabu 15 Februari 2012.

    Kawanan perampok yang diduga berjumlah lebih dari lima orang itu dikabarkan berhasil menggasak uang tunai senilai Rp500 juta yang dibawa oleh tiga karyawan Bank BRI Syariah Cabang Pekanbaru yang hendak diantarkan ke nasabah, yakni PT Saroha di Desa Suram, Kecamatan Tapung Hulu, Kabuapaten Kampar pada Senin (13/2) lalu.

    Tiga karyawan bank yang dimaksud, masing-masing atas nama Iqbal, Zamarudin, dan Ahmad Prima selaku sopir mobil pembawa brankas berisi uang ratusan juta rupiah tersebut.

    Kronologis menurut kepolisian menyebutkan kasus perampokan berlangsung begitu cepat. Dimana setibanya di Desa Suram, Tapung Hulu, ketiganya dikejutkan dengan kemunculan sebuah mobil Isuzu Panther berwarna cokelat.

    Spontan Ahmad, pengemudi, kemudian menepikan mobil Avanza warna perak yang dikemudikannya karena salah satu penumpang mobil Isuzu Panther tersebut menodongkan sebuah senjata api.

    Saat mobil korban berhenti, beberapa pelaku kemudian turun dan memaksa korban untuk membuka pintu sambil meminta brankas berisi uang Rp500 juta.

    Merasa terancam, kata Kapolres, korban kemudian pasrah hingga menyerahkan brankas tersebut dengan tanpa perlawanan.

    "Saat ini kami juga masih terus melakukan penyelidikan kasus. Pertama-tama dengan mengorek keterangan sejumlah saksi lainnya," kata Trio Santoso.

    AKBP Trio Santoso mengatakan, dari keterangan sementara beberapa korban, tersangka saat menjalankan aksinya juga terlihat membawa senjata api jenis FN.

    "Maka dari itu, saat ini kami sedang mendalami kasus perampokan ini, dan juga untuk mensinkronkan sejumlah keterangan saksi yang masuk," ujarnya.(antara)



    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!