Kamis, 24 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Goreng Ubi di Depan BPN Sumut
    Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Wah....Mantan Bupati Simalungun Zulkarnain Damanik Stres di Rumah Sakit
    SIANTAR(EKSPOSnews): Mantan Bupati Simalungun Zulkarnain Damanik telah dibantarkan 19 hari di RS Horas Insani terhitung sejak Rabu 25 Januari 2012. Zulkarnain yang menderita tekanan darah tinggi ini dilaporkan mengalami stres selama berada di rumah sakit.

    Direktur RS Horas Insani Dr Efendi Saragih di tempat prakteknya di Parluasan, Senin 13 Februari 2012, menyebutkan, kondisi kesehatan mantan orang nomor satu di Kabupaten Simalungun ini memang belum stabil dan sulit pulih akibat stres yang dideritanya. Zulkarnain mengidap tekanan darah tinggi, ginjal dan sakit maag. “Karena pengaruh stres, itu mempercepat detak jantungnya. Tekanan darahnya memang tidak stabil, masih tinggi. Ada juga penyakit ginjal dan maag,” ungkap Efendi singkat.

    Hari ke-19 Zulkarnain dibantarkan di RS Horas Insani, hingga pukul 13.00 WIB kemarin, warga, tokoh masyarakat, pejabat tak terlihat lagi mengunjunginya. Menurut salah seorang petugas polisi, selama 19 hari dibantarkan, Zulkarnain belum sekalipun keluar dari ruangan. “Namanya orang sakit, pasti di dalam ruangan. Kalau dia keluar ruangan, berarti dia sudah sembuh,” ujar polisi itu.

    Sebelumnya, setelah dua hari dibantarkan atau Jumat 27 Januari 2012, wartawan menyambangi ruang perawatan Zulkarnain dan berbincang dengan Zulkarnain. Pintu masuk ke kamarnya terdiri dua pintu. Pintu masuk dari dalam gedung dan pintu masuk dari luar gedung. Dalam ruangan tersebut terdapat satu unit televisi, satu set kursi tamu lengkap dengan meja, dua tempat tidur di luar kamar. Juga terdapat satu kamar tidur dan satu kamar mandi.

    Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Adenan AS menyebutkan, berdasarkan laporan yang mereka terima dari RS Horas Insani, kondisi Zulkarnain masih butuh perawatan dokter. “Data terakhir yang kita terima kemarin, tekanan darahnya 190 mmhg. Kesehatannya belum stabil. Zulkarnain akan kita bawa bila dinyatakan dokter sembuh,” tegasnya.

    Ditanya rencana pelimpahan berkas tahap kedua sekaligus pelimpahan tersangka ke Kejari Simalungun, Adenan menjawab, “Kita masih menunggu berkas pertama yang sedang diteliti jaksa penuntut umum. Apabila sudah dinyatakan lengkap, kita limpahkan tahap kedua, kita limpahkan tersangka dan barang bukti,” jawabnya.

    Sementara pengacara Zulkarnain, Sarles Gultom SH MH, enggan menanggapi kondisi kesehatan kliennya termasuk dugaan stres yang dialaminya. Dia menyarankan mempertanyakan langsung hal tersebut kepada dokter di RS Horas Insani. “Kalau masih sakit ya, harus disembuhkan dulu. Lebih baik ditanya langsung sama dokternya, mereka yang lebih tahu,” katanya.(metro)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!