
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Dua Perampok Tikam Pelajar SMA di Labuhanbatu
RANTAUPRAPAT(EKSPSnews): Jasino, 18, pelajar kelas III SMAN 1 Tanjung Sarang
menjadi korban perampokan sepeda motor yang dikendarainya oleh dua
lelaki yang berpura-pura meminta tumpangan boncengan.
Sebelum dilarikan sepeda motor milik warga Desa Bagan Bilah Kecamatan Panai Hulu, dia terlebih dahulu ditusuk pelaku dengan menggunakan pisau, tiga liang. Menurut Jumini,ibu korban beserta suaminya Mustaqim, Selasa 7 Februari 2012, di RS Kasih Ibu Rantauprapat menceritakan, peristiwa itu terjadi ketika anaknya sekitar pukul 15.00 WIB ingin bermain bola di lapangan sekolah di Desa Tanjung Sarang Elang. Saat itu korban mengendarai sepeda motor Honda Revo warna hitam BK 4956 JY melintas di Afdeling II PTPN IV Kebun Ajamu. Ketika itu ada dua orang pria, satu di antaranya berambut keriting dan satu lagi memakai topi.Keduanya, berdiri di tepi jalan dan meminta tumpangan kepada Jasino. Karena merasa iba korban pun bersedia memberi tumpangan dengan berbonceng tiga. Namun, ternyata dua pria tersebut sudah mempunyai niat jahat. Baru sekitar 2 Km dari Afdeling II pelaku kemudian menodongkan pisau ke arah leher korban meminta agar menyerahkan sepeda motor miliknya. Semula korban berusaha melawan kemudian menjatuhkan sepeda motornya hingga korban dan salah satu tersangka yang memegang pisau jatuh ke dalam parit. Sedangkan tersangka satunya lagi jatuh di atas badan jalan dekat dengan sepeda motor. Saat itulah salah seorang pelaku dengan leluasa menghujami korban dengan tusukan, satu tusukan mengenai punggung belakang, satu tusukan di lengan belakang sebelah kiri, dan satu tusakan lagi mengenai lengan sebelah kanan. Setelah itu pelaku kemudian kabur melarikan sepeda motor milik korban. Sementara korban yang sudah berlumuran darah masih sempat berlari menuju rumah neneknya di Afdeling II. Akibat menderita luka serius, nenek korban kemudian membawanya ke klinik i Simpang Ajamu. Namun setelah dua hari dirawat di klinik ini, terjadi pembengkakan pada luka tusukan yang berada di lengan kiri korban dan kemudian korban di rujuk ke RSU Kasih Ibu di Rantaurpapat. Sementara Jasino mengatakan dirinya memberi tumpangan karena merasa kasihan karena dilokasi itu tidak ada kendaraan umum yang melintas,dan mereka mengatakan tujuan pelaku searah dengan korban. “Saat itu saya kasihan dan lagian tujuan mereka satu arah apa salahnya,”tutur korban. Kapolsek Panai Tengah AKP Suhermadi ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat membenarkan kejadian tersebut. “Pelaku pencurian dengan kekerasan tersebut masih diburu petugas,”tandasnya.(sindo)
BERITA TERKAIT:
|