Kamis, 24 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Goreng Ubi di Depan BPN Sumut
    Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Siswi SMK Riau Kabur Setelah Kenal Lelaki Lewat Facebook
    DUMAI (EKSPOSnews): Seorang siswi SMK Taruna Dumai di Provinsi Riau kabur sejak 11 Juli 2011 setelah berhubungan dengan seorang pria melalui jejaring sosial "facebook".

    "Kami telah melaporkan kasus yang menimpa anak di bawah umur ini (belum 17 tahun, Red) ke pihak kepolisian untuk diproses secara hukum," kata Kepala Pusat Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak (P4A) Kota Dumai, Surmiyati, Rabu 1 Februari 2012.

    Dijelaskannya, gadis belia itu kabur dari rumah orangtuanya di Kelurahan Ratusima, Kecamatan Dumai Barat bersama Julius, yang kemudian ditemukan sesudah sekitar enam bulan kemudian di sebuah rumah sewa di Kecamatan Perawang, Kabupaten Siak, Riau, pertengahan Januari 2012 dalam keadaan hamil.

    Gadis siswa SMK itu kini dalam keadaan syok berat dan sangat terpukul.

    Sementara pelaku yang bernama Julius, menurutnya, baru dikenal sekitar bulan Maret 2011. Lalu melalui pertemanan di jejaring sosial, berlanjutlah pertemuan keduanya secara fisik.

    Pihak P4A Kota Dumai mengindikasikan dibawa kabur untuk dinikahi dan dipaksa pindah keyakinan.

    "Kami telah membuat laporan ke polisi, agar pelaku dikenai pasal berlapis pelanggaran undang-undang perlindungan anak. Selain membawa kabur dari rumah, anak di bawah umur itu juga dinikahi dan diajak pindah keyakinan," katanya kepada ANTARA saat ditemui di Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Dumai Barat.

    Dijelaskannya, akibat perbuatan pelaku terhadap anak, sangat berdampak buruk terhadap perkembangan mental dan perilaku korban.

    "Bunga telah dipengaruhi lari meninggalkan orangtua dan akibatnya putus sekolah. Dia juga telah 'dinikahi' kendati masih di bawah umur sembari diajak pindah keyakinan," katanya.

    Akibat perbuatannya, demikian Surmiyati, pelaku kini telah ditahan di rumah tahanan Dumai.

    Surmiyati mengatakan pula, pihaknya mendampingi keluarga korban untuk membuat laporan agar pelaku seorang pria asal Sumatra Utara itu diproses secara hukum.

    Melihat kondisi korban yang lemah dan sakit, membuat Rubio, (45), sang ayah 'Bunga' menyatakan tidak ikhlas dengan keadaan ini.

    Kaenanya, ia meminta kepolisian menjatuhkan hukuman yang setimpal kepada pelaku.

    Kini, Rubio besama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) 'Lembaga Adat Melayu Riau' (LAMR) di Dumai dan pihak P4A sama-sama mendorong polisi melakukan proses hukum.(antara)


    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!