
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Proyek Fender di Panai Hilir Dilaporkan ke Kejari Rantauprapat
LABUHANBATU (EKSPOSnews): Lembaga Independen Penyelamat Asset Negara
(LIPAN) Labuhanbatu melayangkan surat laporan temuan ke Kejaksaan Negeri
(Kejari) Rantauprapat terkait tumbangnya beberapa tiang beton proyek
pembuatan fender (tiang penyandaran kapal) milik Dinas Perikanan,
Kelautan dan Peternakan Labuhanbatu, di kawasan pesisir Labuhanbatu.
Terlebih lagi, kondisi itu diduga terjadi di tiga proyek serupa yang
didanai APBD Labuhanbatu TA 2011 lalu.
“Sudah kita layangkan surat ke Kejaksaan Negeri Rantauprapat,” ujar Syamsul Bahri Sitepu, Rabu 24 Januari 2012 di Rantauprapat. Pihaknya, aku Syamsul melakukan itu sekaitan upaya mengawal dan menjaga proses pengerjaan proyek yang didanai melalui keuangan daerah setempat. Bahkan, dari temuan kalangan LIPAN, tambahnya menemukan dari 13 tiang di tiap lokasi, disinyalir setidaknya ada enam tiang yang tumbang. "Enam dari 13 tiang sudah tumbang. Itu membuktikan proyek tersebut tak berkwalitas," ujarnya. Tiga proyek itu terletak di Desa Sei Sakat, Desa Sei Sanggul dan Desa Sungai Merdeka, Panai Tengah. Selain ke Kejaksaan Negeri Rantauprapat, LIPAN juga kata Syamsul akan menyurati pihak Kepolisian Daerah Sumuatera Utara (Poldasu) di Medan. Sebab, tambahnya pihak LIPAN ingin menjadi mitra pihak kepolisian dalam pengawasan penggunaan keuangan daerah yang ada. “Akan kita susul dengan laporan ke pihak Poldasu,” tambahnya. Sementara itu, salahseorang warga Desa Sei Sakat melalui ponsel mengakui kondisi tiang penyendaran kapal yang terdapat di daerah itu semakin memprihatinkan. Jika sebelumnya terdapat sejumlah tiang yang tumbang, namun kondisi kian parah dengan bertambahnya jumlah tiang yang tumbang. “Sudah tumbang semua. Mana belum diperbaiki,” jelasnya. Padahal, Nirwan Latif Siregar Kepala Dinas Perikanan, Kelautan dan Peternakan Labuhanbatu, sebelumnya mengatakan segera akan memintai pertanggungjawaban pihak rekanan untuk melakukan perbaikan fisik proyek tersebut. Menurut dia, proyek itu masih dalam tahap pemeliharaan. "Segera akan kita mintai perbaikannya pada pihak rekanan. Sebab, masih dalam tahap pemeliharaan," tandasnya ketika dikonfirmasi via ponsel pribadinya. (fh)
BERITA TERKAIT:
|