Kamis, 24 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Goreng Ubi di Depan BPN Sumut
    Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Pembunuh Centeng PT PLP HTI Labusel Diringkus
    LABUHANBATU (EKSPOSnews) : Tiga dari delapan pelaku pembunuh centeng perkebunan PT PLP HTI Langga Payung, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) diringkus aparat Polres Labuhanbatu. Kapolres Labuhanbatu AKBP Hirbak Wahyu Setiawan, dalam paparannya kepada Pers di Mapolres Labuhanbatu, Selasa 25 Oktober 2011 mengakui hal itu.

    Kata dia, para tersangka itu yakni Ahmad Nur Siregar alias Maknur (24) warga Lorong Janji, Kelurahan Langga Payung, Siddik Tanjung (37) warga Lorong Ujung Lombang, Langga Payung, Labuse dan Arsad Zailani Harahap als Arsad, 36 warga Ujung Lombang, Labusel. Sementara 5 orang lainnya yang identitasnya telah diketahui masuk dalam daftar pencarian orang polisi.

    Hirbak Wahyu Setiawan menerangkan, Burhanuddin Nasution tewas mengenaskan setelah dikeroyok tersangka saat ketahuan menderes pohon rambung milik perusahaan tersebut. Sementara rekannya Fitra Azhari Dasopang yang juga centeng berhasil kabur dari keganasan 8 tersangka. “Tersangka dan kawannya menderes pohon karet di blok G5 RKT 91/92 milik PT PLP HTI, Rabu 5 Oktober 2011 sekira pukul 23.00 WIB,” ungkap Hirbak.

    Namun, tambahnya, korban Burhanuddin dan Fitra memergokinya, lalu terjadi pengejaran oleh tersangka. Naas Burhanuddin terjatuh dan jadi sasaran 8 tersangka, hingga keesokannya korban meninggal, terang Kapolres. Ditambah Hirbak, saat masih terjatuh itulah tersangka mendodos bagian dada korban, sementara tersangka lainnya memukul bagian kepala, kaki dan badan dengan menggunakan alat berupa potongan kayu rambung. Akibatnya korban mengalami retak pada sisi-sisi tengkorak belakang, dada mengalami sobekan, kaki luka lecet dan Kamis 6 Oktober 2011 sekira pukul 02.00 WIB diketahui korban meninggal.

    Barang bukti, polisi menyita 2 potong kayu rambung, 2 buah topi warna hijau dan hitam, 1 celana Jeans warna biru merek Lansano dengan tali pinggang warna hitam, 1buah kaos warna abu-abu 1 buah sepatu warna hitam dan 1 gulung tali ban serta barang bukti lainnya.(fh)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!