Kamis, 24 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Goreng Ubi di Depan BPN Sumut
    Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Adik Bantai Abang Sampai Tewas di Tapanuli Tengah
    TAPANULI TENGAH (EKSPOSnews): Diduga karena penyakit gangguan jiwanya kambuh, Lamhiras Hutagalung, 30, menebas abangnya Harapan Baik Hutagalung, 37, dengan parang hingga tewas, Selasa 11 Oktober 2011 sekitar 08.00 WIB.

    Kesadisan warga Lapan Lombu, Desa Nauli,Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) ini terpergoki seorang warga bernama Diana Pandiangan. Saat itu, Lamhiras menyeret tubuh kaku abangnya ke semak-semak di sekitar perkebunan karet di kampung itu.

    Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Tapteng Ajun Komisaris Polisi (AKP) Faisal Simatupang mengatakan, pelaku langsung melarikan diri dengan menumpang sepeda motor seorang warga yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

    ”Korban meninggal di tempat karena luka yang diderita akibat terkena senjata tajam sangat parah, yakni di bagian leher dan pipi. Saat itu Diana Pandiangan sedang duduk-duduk diteras gubuknya yang kebetulan dekat dengan lokasi kejadian. Diana langsung mendatangi pelaku yang sedang menyeret korban,” paparnya.

    Tersangka sempat bicara kepada Diana agar tidak menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain. Pelaku Lamhiras Hutagalung kemudian berlalu meninggalkan Diana br Pandiangan menumpang sepeda motor orang lain yang kebetulan sedang melintas dari lokasi jalan setapak menuju jalan besar Sibolga - Tarutung.

    Sementara itu,menurut sejumlah warga,pagi itu Harapan Baik Hutagalung berangkat dari rumah bersama pelaku Lamhiras Hutagalung menuju kebun karet mereka di Lobu Singkam. Keduanya berjalan kaki melalui jalan setapak untuk menderes getah. Entah apa yang menjadi pemicunya, di tengah jalan Lamhiras langsung menebaskan parangnya ke kepala abangnya hingga mengenai pipi dan leher sebelah kanan. Diduga korban tewas saat itu juga.

    ”Personel dari Polres Tapteng, Polsek Pandan, dan Pos Polisi Sitahuis telah disebar di daerah pegunungan di Kecamatan Sitahuis untuk melacak keberadaan tersangka,” ungkap Faisal Simatupang. Motif pembunuhan, hingga kini belum di ketahui secara jelas.

    Namun menurut informasi yang diperoleh dari warga setempat, Lamhiras Hutagalung mengalami gangguan kejiwaan.”Menurut warga, pelaku sudah pernah dibawa ke Rumah Sakit Jiwa di Medan untuk diobati. Karena sudah mulai sembuh, Orangtuanya pun membawa Lamhiras pulang ke kampung,”tandas Faisal lagi.(ana)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!