Kamis, 24 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Goreng Ubi di Depan BPN Sumut
    Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Oknum Polisi di Polres Siantar Dituding Aniaya Warga
    PEMATANGSIANTAR (EKSPOSnews) : Dugaan penyiksaan dialami Sugeng (26), Erwin Wjaya (31), dan Budi Ramadan (30), yang mengaku dipaksa oknum polisi mengakui pembunuhan terhadap pedagang ikan,  Cai Bun Kau alias Atu (45) pada 10 Maret 2011 di sekitar Jalan Wahidin Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara .

    Tidak terima atas tindakan yang dialaminya tersebut, ketiga warga Gang Amal Jalan Bola Kaki, Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat ini membuat pengaduan  ke Mapolres Pematangsiantar, Selasa 26 April 2011. Mereka  melaporkan penyiksaan yang dialami di Polsek Siantar Utara dan ruang penyidik Sat Reskrim Polres Siantar. Ketiganya ditangkap polisi pada 10 Maret lalu berdasarkan petunjuk Budi, karyawan Atu yang menjadi saksi perampokan dan pembunuhan tersebut.

    Menurut Sugeng yang bekerja sebagai pekerja bangunan, dirinya diciduk di tempat kerjanya dan mengaku disiksa di Polsek Siantar Utara. Dia ditanyai tentang perampokan yang menurutnya sama sekali tidak dimengerti. Pada saat ditangkap, Budi datang dan kembali menuduhnya sebagai pihak pertama kali memukul Atu. Tidak lama kemudian. Erwin Wijaya dan Rizal ditangkap juga  langsung dilepas.

    Sementara itu, abang kandung Budi Ramadan, Supriadi, menyatakan yang paling menderita adalah Erwin. Karena dipukul dengan buku tebal panjang, sehingga pria yang berprofesi sebagai penarik becak ini agak terganggu pendengarannya. Erwin sempat divisum pada 12 Maret lalu, dan kejadian yang dialaminya ini pernah dilaporkan dua kali, namun kepolisian meminta agar menunggu.

    Sedangkan informasi yang dihimpun dari Kapolres Pematangsiantar, AKBP Alberd Sianipar membenarkan adanya pengaduan tersebut. Namun, Kapolres membantah adanya pemukulan yang dilakukan oleh oknum polisi. Alberd menjelaskan, jika ketiganya mengadukan masalah fitnah yang dilakukan Budi. Menurutnya, apanila nantinya ada unsur-unsur pidana yang dilakukan Budi, akan diproses lebih lanjut.

    Sebelumnya, peristiwa perampokan yang dialami Cai Bun Kau hingga akhirnya meninggal dunia dicurigai pihak keluarga sebagai korban pembunuhan berencana. Bapak dua anak ini akhirnya meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit Penang Malaysia. (js)

     

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!