
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Perampok Bertopeng Beraksi di Kantor Camat Dolok Panribuan
Ilustrasi
SIMALUNGUN (EKPSOSnews) : Peristiwa perampokan kembali terjadi di Kabupaten Simalungun, Sumut. Kali ini, perampok bertopeng (memakai penutup wajah) beraksi di kantor Camat Dolok Panribuan, di Dusun Marihat Dolok, Nagori Dolok Parmonangan, Senin 28 Juni 2010 dini hari.
Untuk memuluskan aksinya, para perampok yang diperkirakan berjumlah tiga orang, terlebih dahulu menyekap penjaga kantor Camat Dolok Panribuan tersebut. Pelaku berhasil menggondol sejumlah CPU (Central Procesing Unit) komputer. Informasi yang dihimpun, malam itu, Candro Silalahi, 23, selaku penjaga kantor sempat melakukan ronda, untuk memeriksa keberadaan kantor. Merasa tidak ada tanda tanda yang mencurigakan, Candro masuk ke dalam ruangan kantor, untuk tidur-tiduran. Tidak beberapa lama kemudian,tiga orang pelaku perampokan yang masuk ke ruangan kantor melalui jendela, langsung menyekap Candro Silalahi dan mengancam dengan senjata tajam. Pelaku yang diduga sudah mengetahui situasi kantor, tanpa kesulitan merusak gembok untuk masuk ke dalam ruangan penyimpanan barang inventaris kantor. Dari ruangan itu, pelaku menyikat CPU dan printer komputer. Pagi harinya, dua orang warga sekitar yakni Lasmian boru Sinaga,54, serta Pomsan Silalahi,48, merasa aneh melihat keadaan kantor Camat Dolok Panribuan. Kemudian, kedua warga itu terkejut, ketika melihat keadaan Candro Silalahi yang terikat serta mulut disumbat. Setelah terbebas dari ikatan, Candro Silalahi mendatangi Polsek Tiga Dolok dan membuat pengaduan resmi, terkait peristiwa perampokan tersebut. Kapolsek Tiga Dolok, AKP S Prianto bersama anggotanya, Aiptu W Rajagukguk dan Briptu Juanda Pasaribu, langsung menuju lokasi perampokan dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Untuk kepentingan penyelidikan, petugas Polsek Tiga Dolok meminta keterangan Candro Silalahi dan dua orang saksi, Lasmian boru Sinaga, 54, serta Pomsan Silalahi, 48. Polisi juga berhasil menyita barang bukti, berupa taplak meja warna kuning, tali nilon hijau dan dua buah gembok dalam keadaan rusak.(jansen)
BERITA TERKAIT:
|