Dispenda Kalimantan Selatan Diminta Proaktif

Rabu, 13 Februari 2013 | 16:46:40
BANJARMASIN (EKSPOSnews): Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Kalimantan Selatan diminta jangan "duduk manis" atau menunggu pemungutan pajak daerah, tapi harus lebih proaktif lagi.

Permintaan itu disampaikan Gusti Perdana Kusuma, anggota Komisi II bidang ekonomi dan keuangan DPRD Kalsel di Banjarmasin berkaitan upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) yang berasal dari pajak daerah.

Menurut anggota DPRD Kalsel dua periode dari Partai Golkar itu, Dispendanya masih kurang proaktif dalam melakukan pemungutan pajak daerah yang menjadi salah satu sumber PAD pemerintah provinsi (Pemprov).

"Sebagai contoh dalam penetapan target pemungutan pajak daerah, tidak berani menargetkan lebih maksimal lagi, yaitu 100 persen dari potensi pajak daerah itu sendiri," ujarnya, Rabu 13 Februari 2013.

Hal itu terlihat dalam membuat target pendapatan dari pajak daerah, Dispenda cuma berani mematok 80 persen dari perkiraan potensi sumber pendapatan dari pajak tersebut, lanjutnya.

Politisi muda Partai Golkar itu memaklumi atas penetapan target pendapatan dari pemungutan pajak daerah yang tak maksimal tersebut, karena khawatir tidak akan mendapatkan insentif.

"Karena berdasarkan ketentuan, bila hasil pemungutan pajak daerah tak mencapai target, maka tidak akan mendapatkan insentif, seperti yang pernah mereka alami," ungkapnya.

Mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalsel itu, berkeyakinan, PAD yang berasal daerah di provinsinya masih bisa ditingkatkan lagi dari hasil selama ini.

"Memang PAD atau hasil pungutan pajak daerah tampaknya terus mengalami peningkatan, sehingga seakan kinerja Dispenda juga terus meningkat. Tapi hasil tersebut sebenarnya masih belum maksimal," tandasnya.

"Peningkatan pendapatan atas pungutan pajak daerah tersebut, mungkin saja karena permainan dalam menetapkan target, misalnya dari semestinya mampu untuk mendapat 90 persen, tapi hanya ditetapkan 80 persen," demikian Gt Perdana.(antara)

BERITA LAINNYA
Susi Air Layani Penerbangan ke Pasaman Barat
Sabtu, 25 Oktober 2014 | 19:43:03
Pertamina Diminta Rutin Operasi Pasar
Sabtu, 25 Oktober 2014 | 13:21:06
Bank Indonesia Akan Pakai Teknologi Big Data
Sabtu, 25 Oktober 2014 | 08:29:10
Kadin: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Mode Muslim
Jumat, 24 Oktober 2014 | 15:50:25
BNI Fashion and Art Festival di Makassar
Jumat, 24 Oktober 2014 | 07:17:46
Bank Mandiri Cetak Laba Rp14,5 Triliun
Kamis, 23 Oktober 2014 | 18:44:52
Industri Roti dan Kue Tetap Prospektif
Kamis, 23 Oktober 2014 | 15:17:00
Penyerapan APBD Langkat masih Rendah
Kamis, 23 Oktober 2014 | 11:16:13
Transaksi GATF 2014 Palembang Ditarget Rp5 M
Kamis, 23 Oktober 2014 | 06:28:50
Upah Minimum Provinsi Dilansir Serentak 1 November
Kamis, 23 Oktober 2014 | 06:27:38
PTPN VIII Masuk Sektor Energi
Rabu, 22 Oktober 2014 | 18:00:39
Samsung Siap Pasarkan Galaxy Note 4
Rabu, 22 Oktober 2014 | 15:46:33
BERIKAN KOMENTAR
Top