Kamis, 31 Juli 2014
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Kunjungi eksposnews.com dari HP Anda!
  • Dispenda Kalimantan Selatan Diminta Proaktif
    Rabu, 13 Februari 2013 | 16:46:40
    BANJARMASIN (EKSPOSnews): Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Kalimantan Selatan diminta jangan "duduk manis" atau menunggu pemungutan pajak daerah, tapi harus lebih proaktif lagi.

    Permintaan itu disampaikan Gusti Perdana Kusuma, anggota Komisi II bidang ekonomi dan keuangan DPRD Kalsel di Banjarmasin berkaitan upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) yang berasal dari pajak daerah.

    Menurut anggota DPRD Kalsel dua periode dari Partai Golkar itu, Dispendanya masih kurang proaktif dalam melakukan pemungutan pajak daerah yang menjadi salah satu sumber PAD pemerintah provinsi (Pemprov).

    "Sebagai contoh dalam penetapan target pemungutan pajak daerah, tidak berani menargetkan lebih maksimal lagi, yaitu 100 persen dari potensi pajak daerah itu sendiri," ujarnya, Rabu 13 Februari 2013.

    Hal itu terlihat dalam membuat target pendapatan dari pajak daerah, Dispenda cuma berani mematok 80 persen dari perkiraan potensi sumber pendapatan dari pajak tersebut, lanjutnya.

    Politisi muda Partai Golkar itu memaklumi atas penetapan target pendapatan dari pemungutan pajak daerah yang tak maksimal tersebut, karena khawatir tidak akan mendapatkan insentif.

    "Karena berdasarkan ketentuan, bila hasil pemungutan pajak daerah tak mencapai target, maka tidak akan mendapatkan insentif, seperti yang pernah mereka alami," ungkapnya.

    Mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalsel itu, berkeyakinan, PAD yang berasal daerah di provinsinya masih bisa ditingkatkan lagi dari hasil selama ini.

    "Memang PAD atau hasil pungutan pajak daerah tampaknya terus mengalami peningkatan, sehingga seakan kinerja Dispenda juga terus meningkat. Tapi hasil tersebut sebenarnya masih belum maksimal," tandasnya.

    "Peningkatan pendapatan atas pungutan pajak daerah tersebut, mungkin saja karena permainan dalam menetapkan target, misalnya dari semestinya mampu untuk mendapat 90 persen, tapi hanya ditetapkan 80 persen," demikian Gt Perdana.(antara)

    Akses berita terbaru versi mobile di: m.eksposnews.com
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!