Pendapatan Asli Daerah Medan Digenjot

Selasa, 5 Februari 2013 | 05:37:01
MEDAN (EKSPOSnews): Dinas Pendapatan Kota Medan pada 2013 menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi sebesar Rp1,2 triliun, naik Rp100 miliar dari tahun lalu Rp1,1 triliun.

"Diharapkan target PAD tahun ini tercapai setelah tahun lalu terealisasi hanya 82 persen," kata Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Medan M Husni, di Medan, Senin 4 Februari 2013.

Menurut dia, untuk mencapai target itu, pihaknya akan melakukan berbagai langkah seperti peningkatan objek pajak dan wajib pajak.

"Saya akan berusaha meningkatkan dan mencapai target PAD Dispenda tahun ini," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Medan Rahudman Harahap menyebutkan Dispenda harus terus menggali potensi pajak dan retribusi daerah itu.

Meski target sudah dinaikkan tahun ini, kata dia, proyeksi pendapatan itu dinilai masih kecil dibandingkan potensi yang bisa mencapai Rp1,7 triliun - Rp1,8 triliun.

"Karena itu, target tahun ini seharusnya bisa tercapai," katanya.

Wali kota menegaskan, Kepala Dispenda Medan harus melakukan pemetaan potensi sumber retribusi dan pajak di daerah itu.

Dispenda juga harus mengintensifkan penerimaan dari wajib pajak (WP) yang sudah ada.

"Untuk meningkatkan pendapatan pajak dan retribusi khususnya dari PBB (pajak bumi dan bangunan) harus dilakukan berbagai upaya," katanya.

Menurut dia, dewasa ini banyak pembayaran PBB yang tidak sesuai dengan nilai bangunan dan tanahnya termasuk yang berada di kawasan rumah penduduk.

"Dispenda juga harus meningkatkan pendapatan dari pajak rumah makan, pajak restoran, pajak hotel, pajak hiburan termasuk pajak air bawah tanah yang selama ini belum maksimal digali," katanya.(antara)

BERITA LAINNYA
TNI Sosialisasikan Kendaraan Berbahan Bakar Gas
Jumat, 5 Desember 2014 | 14:17:33
Triwulan III 2014, Arus Kapal ke Pelindo I Meningkat
Rabu, 3 Desember 2014 | 16:17:34
Kapal Peti Kemas Sandar di Dumai
Selasa, 2 Desember 2014 | 12:48:15
Lenovo Puncaki Pasar PC Indonesia
Sabtu, 29 November 2014 | 06:27:41
Tahun Depan, Apple Stop Produksi iPhone 5c
Sabtu, 29 November 2014 | 05:59:41
Pabrik Nokia di India akan Dibeli Lava?
Jumat, 28 November 2014 | 15:29:23
Bangka Sediakan Mobil untuk BUMDes
Jumat, 28 November 2014 | 08:05:04
Bank Indonesia Kucurkan Bantuan UMKM
Jumat, 28 November 2014 | 08:01:35
BBM Naik, Ukuran Tempe di Banyumas Jadi Mengkerut
Kamis, 27 November 2014 | 15:42:01
BERIKAN KOMENTAR
Top