Harga Rumah Komersial Naik 10% Tahun Ini

Sabtu, 2 Februari 2013 | 16:09:52
/
Ilustrasi
JAKARTA (EKSPOSNews): Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) mencatat kenaikan harga rumah komersial di tahun 2013. Hal ini disebabkan oleh kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) dan ancaman kenaikan lainnya, seperti Bahan Bakar Minyak Bersubsidi.

Ketua Apersi Eddy Ganefo menyebutkan kenaikan diperkirakan sebesar 5-10%. Itupun berlaku untuk semua jenis rumah, mulai dari biasa hingga mewah.

"Komersil 5-10% karena wacana kenaikan sprti listrik, bahan bakar," ungkap Eddy saat konferensi pers pembukaan Pesta KPR BTN di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Sabtu (2/2/2013)

Ia menjelaskan, kenaikan TDL dan BBM nantinya akan berdampak pada harga bahan baku meterial, seperti keramik dan yang lainnya.

"TDL pengaruh ke bahan baku.industri kan yang kena," tegasnya.

Eddy mencontohkan, rumah dengan tipe 36 dengan harga Rp 200 juta di tahun sebelumnya akan bertambah 5-10% saat ini.

"Kalau rumah mewah ya semakin mahal kenaikannya, tapi maksimal 10%," ujarnya.

Ia berharap kepada pihak industri agar tidak terlalu cepat menaikan harga. Untuk menjaga stabilitas pasar perumahan, Eddy meminta agar ada kenaikan per tahap, seperti layaknya kenaikan TDL.

"mudah-mudahan kenaikannya tidak mengagetkan. Semoga material juga naiknya bertahap seperti listrik," pungkasnya.

Hal yang senada juga diungkapkan oleh Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Setyo Maharso di kesempatan yang sama. Kenaikan harga memang tak terhindarkan pasca kebijakan pemerintah.

"Kenaikan harga rumah, dipengaruhi TDL. kepastian nya kita tunggu dan baru kita hitung sebenanrnya. Tapi seperti material dipengaruhi juga, apalagi dengan wacana kenaikan BBM juga," tandas Setyo. (detik)

BERITA LAINNYA
Pelabuhan Belawan Terancam Stop operasi
Kamis, 21 Mei 2015 | 03:20:33
Gas Arun Akan Mengalir ke Industri
Jumat, 15 Mei 2015 | 05:53:48
Bank Sulut Ganti Nama
Sabtu, 9 Mei 2015 | 18:17:53
Martabe Revisi Produksi Emas
Jumat, 8 Mei 2015 | 08:19:00
Pemda di Sumut Permainkan Data Kemiskinan
Minggu, 3 Mei 2015 | 18:18:22
Blok Kisaran Siap Hasilkan Minyak dan Gas
Kamis, 30 April 2015 | 19:40:58
Kereta Api Bandara Soetta Bisa Beroperasi 2016
Selasa, 28 April 2015 | 06:37:31
Awas, Uang Palsu Beredar di Bengkulu
Minggu, 26 April 2015 | 13:53:39
Menertibkan Indomaret Tak Berizin di Musirawas
Minggu, 26 April 2015 | 08:41:48
Kota Banda Aceh Raih WTP
Sabtu, 25 April 2015 | 06:31:45
BERIKAN KOMENTAR
Top