3 Perusahaan Tambang Ajukan Eksplorasi di Riau

Rabu, 16 Januari 2013 | 02:09:39
PEKANBARU (EKSPOSnews): Sebanyak tiga perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) minyak dan gas bumi (migas) memohon untuk mendapatkan rekomendasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam pengelolaan sumur baru dari hasil bumi Riau.

"Tiga perusahaan KKKS tersebut yakni Malacca Strait di Pulau Padang, Kabupaten Kepulauan Meranti, kemudian Sumatera Persada Energi (SPE) dan Sarana Pembangunan Riau (SPR)," ujar Asisten II Sekdaprov Riau Emrizal Pakis, di Pekanbaru, Selasa 15 Januari 2013.

Ke tiga perusahaan itu, lanjutnya, ingin mendapatkan rekomendasi dari Pemprov Riau untuk mempermudah pengurusan mendapat izin dari pemerintah pusat dalam mengoperasikan beberapa sumur minyak.

Dijelaskannya, SPR ingin mengoperasionalkan tiga sumur minyak lagi dari 22 sumur yang sudah beroperasi. Sedangkan SPE ingin menambah dua sumur minyak baru lagi dan Malacca Strait yang dulunya bernama Kondur, ingin membangun pipa di bawah laut dari Kurau ke Selat Lalang.

Terkait pengajuan penambahan pengelolaan sumur baru, dia mengatakan, pihaknya selaku Pemprov Riau tidak ada masalah, asalkan tidak menganggu dan bertentangan dengan izin lingkungan.

"Kami hanya meminta mereka untuk memperhatikan masalah lingkungan, karena ini sangat berhubungan dengan masyarakat dan lingkungan yang ada di sekitar area perusahaan," katanya.

Dengan bertambahnya pengoperasian sumur minyak di Riau, secara otomatis akan berdampak pada penerimaan Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor migas, yang sudah pasti sangat menguntungkan bagi Provinsi Riau, katanya lagi.

Sebelumnya anggota Banggar DPRD Riau Noviwaldy Jusman mengatakan, Pemrov Riau menargetkan DBH migas pada 2013 mencapai Rp2,25 triliun dan kemudian target realisasi dalam APBD Perubahan pada 2012 sebesar Rp2,66 triliun yang baru terealisasi per 30 Oktober 2012 sekitar Rp1,9 triliun.

"Maka kami minta kepada Dispenda Riau untuk 2013, realisasi DBH migas agar lebih tinggi lagi," katanya.(antara)

BERITA LAINNYA
Proyek Solar Cell dan Geothermal di Sabang Gagal
Sabtu, 22 November 2014 | 18:54:05
Pemkab Solok Selatan Tunggak Pembayaran Listrik
Sabtu, 22 November 2014 | 14:04:30
Mulai 1 Desember, Malaysia Juga "Sesuaikan" Harga BBM
Sabtu, 22 November 2014 | 04:02:34
Xiaomi Berambisi Kalahkan Apple & Samsung
Jumat, 21 November 2014 | 16:01:42
Stok BBM di Sumbagut Aman
Jumat, 21 November 2014 | 05:41:01
APBD Sulut Disebut Pro Rakyat
Kamis, 20 November 2014 | 11:19:32
BBM Naik, Ini Mobil yang Diprediksi Bakal Laku Keras
Kamis, 20 November 2014 | 06:05:33
Harga Kebutuhan Pokok di Jambi Melonjak
Kamis, 20 November 2014 | 05:36:23
Pangsa Pasar Menurun, Samsung Pangkas Harga Ponsel
Rabu, 19 November 2014 | 19:18:22
BERIKAN KOMENTAR
Top