Pabrik Baru Semen Padang Segera Dibangun

Senin, 10 Desember 2012 | 17:47:07
JAMBI (EKSPOSnews): Direktur Pemasaran PT Semen Padang  Benny Wendry mengatakan  para pemegang saham perusahaan semen tertua di Indonesia itu menyetujui rencana pembangunan pabrik baru dengan kapasitas produksi tiga juta ton setahun.

"Pemegang saham telah menyetujui pembangunan pabrik PT Semen Padang Indarung VI dengan kapasitas produksi tiga juta ton pertahun, dengan target selesai pada akhir 2015 atau 2016," katanya di Jambi, Senin 10 Desember 2012.

Pendirian pabrik baru ini bertujuan mengakomodir permintaan pasar terhadap Semen Padang yang terus meningkat, khususnya di Jambi.

"Selain 'demand' pasar yang terus tinggi, pembangunan ini juga bertujuan mendukung program percepatan pembangunan ekonomi Indonesia," katanya.

Saat ini, PT Semen Padang juga tengah membangun pabrik di Dumai, Provinsi Riau dengan kapasitas produksi satu juta ton pertahun.

Pabrik di Dumai akan memproduksi semen setengah jadi yang didatangkan dari luar negeri dan diolah di pabrik tersebut, dan diharapkan dapat berfungsi di akhir tahun 2013.

Saat ini kapasitas produksi Semen Padang telah mencapai 6,5 juta ton pertahun. Jumlah itu diyakini akan terus meningkat seiring dengan dibangunnya pabrik-pabrik baru.

"Sebenarnya ini adalah hukum permintaan, semakin tinggi permitaan maka produski akan terus ditingkatkan dengan cara menggenjot produksi melalui pembangunan pabrik-pabrik baru," katanya.

Jambi merupakan salah satu pasar utama produksi PT Semen Padang, selain Riau, Bengkulu, Kepulauan Riau, Sumatera Barat dan lainnya.

"'Market share' produk Semen Padang di Jambi sudah mencapai 78,4 persen pada tahun ini. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 5,6 persen dari capaian sebelumnya sekitar 72,8 persen pada periode yang sama.

Sementara penjualan produk tersebut hingga November kemarin telah mencapai 396,828 ton atau naik sebesar 24,5 persen dari penjualan sebelumnya yang hanya mencapai 318,778 ton.

Menyikapi rencana pembangunan PT Semen Baturaja di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi pada tahun mendatang, Benny menyatakan tidak menjadi persoalan bagi perusahaan tersebut.

Iia mengatakan, PT Semen Baturaja awalnya justru didirikan oleh PT Semen Padang. Para pemegang saham PT Baturaja adalah orang-orang dari Semen Padang.

"Jadi secara historis, Semen Padang dan Semen Baturaja adalah famili, sehingga tidak akan menjadi persoalan bagi Semen Padang maupun Semen Baturaja. Bahkan dirutnya juga adalah orang Semen Padang," katanya.

Dengan pambangunan pabrik semen Baturaja di Sarolangun justru akan mempercepat proses pembangunan ekonomi Indonesia secara luas.

"Kami akan berkolaborasi satu dengan yang lainnya dalam soal percepatan pembangunan," katanya.

Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan, beberapa waktu lalu mengatakan, PT Semen Baturaja dalam waktu dekat akan membangun pabrik semen di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.(antara)

BERITA LAINNYA
Pertamina Akui Gagal Kendalikan BBM Bersubsidi
Kamis, 18 September 2014 | 16:31:29
Batu Aceh Terjual Rp 200 Juta
Kamis, 18 September 2014 | 15:53:15
Harga BBM Naik, Rupiah Diprediksi Bakal Menguat
Kamis, 18 September 2014 | 15:51:24
Sony Diperkirakan Rugi 2,15 Miliar Dolar
Kamis, 18 September 2014 | 07:00:01
Kaca Film Asal Jepang Incar Pasar Indonesia
Kamis, 18 September 2014 | 03:59:31
Mitsubishi Investasi Rp 7,2 Triliun untuk Bangun Pabrik
Rabu, 17 September 2014 | 06:56:01
Disperindag: Jangan Gunakan Timbangan Plastik!
Rabu, 17 September 2014 | 05:42:01
Kredit Bermasalah BPR di Sulut Melambung
Rabu, 17 September 2014 | 05:20:01
Krisis Keuangan 2008 Dipicu Kesalahan 20 Bank
Rabu, 17 September 2014 | 04:34:50
Ponton Penampungan Minyak Pertamina di Langkat Meledak
Selasa, 16 September 2014 | 19:01:53
BERIKAN KOMENTAR
Top