Kawasan Minapolitan Bitung Pengembangan Industri Kecil

Minggu, 7 Oktober 2012 | 08:34:10
BITUNG (EKSPOSnews): Kawasan Minapolitan Bitung merupakan pengembangan industri kecil, penunjang ekonomi kerakyatan, setelah Pemerintah pusat menetapkannya sebagai kawasan yang berbasis perikanan.

Sekretaris Perindustrian dan Perdagangan Kota Bitung Jorry Sakul mengatakan pembinaan dan peran serta usaha kecil terus digiatkan.

"Dalam hal memberikan fasilitas kepada kelompok-kelompok kecil, baik peralatan, pelatihan, juga penerapan dalam mengembangkan kawasan minapolitan," ujar Sakul di Bitung, Sabtu 6 Oktober 2012.

Seperti halnya pengolahan yang dilakukan industri kecil kata Sakul, Disperindag telah melakukan upaya dalam rangka memproduksi abon ikan sebagai upaya meningkatkan ekonomi kerakyatan.

"Disperindag sudah pernah memberikan bantuan berupa peralatan untuk produksi abon ikan dan itu sudah dilakukan oleh kelompok kecil di wilayah minapolitan," ujar Sakul.

Dia mengatakan, saat ini juga pihaknya sementara melakukan pengembangan berupa bantuan untuk doging kapal, dimana bangunan kantornya sudah dilakukan, tinggal penyelesaian infrastruktur penunjang lain.

"Infrastruktur lain berupa rel kapal untuk jalur masuk," jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Bitung, Hengky Wowor mengingatkan, agar setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lebih giat lagi dalam merespon pengembangan minapolitan.

Menurut Wowor, setelah kawasan ini ada, SKPD yang harus membuka peluang terkait bidangnya untuk mengembangkan minapolitan.

"Sudah ada anggaran dari masing-masing UPTD untuk 2012 tinggal instansi itu yang memanfaatkannya," ujar Wowor.

Dia mengatakan, setiap SKPD wajib membuat program di kawasan minapolitan karena sebagai salah satu syarat.

Sementara Ketua Kelompok Kerja Minapolitan, Edison Humiang yang juga Sekretaris Daerah terus menekankan agar semua pihak dapat menjalankan amanah yang sudah ditetapkan, sebagai upaya menciptakan kemakmuran bagi masyarakat setempat.(antara)

BERITA LAINNYA
Industri Roti dan Kue Tetap Prospektif
Kamis, 23 Oktober 2014 | 15:17:00
Penyerapan APBD Langkat masih Rendah
Kamis, 23 Oktober 2014 | 11:16:13
Transaksi GATF 2014 Palembang Ditarget Rp5 M
Kamis, 23 Oktober 2014 | 06:28:50
Upah Minimum Provinsi Dilansir Serentak 1 November
Kamis, 23 Oktober 2014 | 06:27:38
PTPN VIII Masuk Sektor Energi
Rabu, 22 Oktober 2014 | 18:00:39
Samsung Siap Pasarkan Galaxy Note 4
Rabu, 22 Oktober 2014 | 15:46:33
DPRD Desak Gubernur Selamatkan Bank Sumut
Rabu, 22 Oktober 2014 | 14:52:24
Ada Perusahaan Valas Asing Beroperasi Ilegal di Bali
Rabu, 22 Oktober 2014 | 14:50:29
Daun Nipah Aceh Masuk Malaysia
Rabu, 22 Oktober 2014 | 05:54:32
Kenaikan Tarif Pelabuhan Teluk Bayur Wajar
Selasa, 21 Oktober 2014 | 10:46:48
Perusahaan Diminta Menabung Uang Pensiun Karyawan
Senin, 20 Oktober 2014 | 15:33:29
Menperin Minta Inalum Genjot Produksi
Senin, 20 Oktober 2014 | 15:23:43
BERIKAN KOMENTAR
Top