Kamis, 24 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Goreng Ubi di Depan BPN Sumut
    Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    PT Pembangunan Batam Pasok Gas Industri
    BATAM (EKSPOSnews): Perusahaan Daerah Kota Batam, PT Pembangunan Batam menjalin kerja sama dengan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk dan PT Inti Daya Latu Prima untuk ikut menjadi pemasok gas dari sumur Jambi Merang bagi kebutuhan industri kota setempat.

    Direktur Utama PT Pembangunan Batam, Hari Basuki setelah melakukan penandatanganan kerja sama di Kantor Wali Kota Batam, Selasa 7 Februari 2012 mengatakan setiap hari perusahaan daerah tersebut dan PT Inti Daya Lalu Prima akan diberikan konsesi oleh PT PGN untuk memasok gas sebanyak 20.000 MMBTU per hari.

    "Pasokan tersebut akan dijual dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan industri di Batam yang selama ini mereka menggunakan pembangkit listrik bertenaga diesel (solar)," kata dia.

    Namun, kata dia, untuk tahap awal Batam baru akan mendapatkan pasokan sebesar 5.000 MMBPU per hari yang diharapkan mulai terealisasi April 2012 mendatang.

    Ia mengatakan, sejak 2008 lalu telah berupaya menjalin kerjasama bisnis jual-beli gas bumi untuk mendukung status perdagangan bebas (FTZ) di Batam, namun baru bisa direalisasikan pada 2012 karena panjangnya birokrasi yang harus dilalui.

    "Batam adalah satu daerah yang tidak memiliki ladang namun mendapatkan pasokan gas. Tujuananya untuk menopang kebutuhan di kawasan FTZ," kata Hari.

    Riza Pahlevi, Direktur Keuangan PT PGN (Persero) Tbk mengatakan sebagai ujud komitmen PGN dalam meningkatkan pemanfaatn bahar bakar gas di dalam negeri.

    "Penggunaan gas bumi lebih murah dibanding menggunakan bahan bakar yang berasal dari fosil. Untuk itu kami berupaya terus mendorong pemanfaatan gas bumi sebagai bahan bakar utama," kata dia.

    Ia mengatakan, walaupun harga gas bumi tidak semurah beberapa waktu lalu, namun bila dibanding bahan bakar lain harganya masih jauh lebih murah.

    Pengelola kawasan industri menyambut baik kerjasama tersebut karena dengan pasokan gas untuk industri bisa menekan biaya energi.

    General Manajer Batamindo Jhon Sulistiawan berharap, pasokan tersebut akan mengurangi beban penggunaan bahan bakar solar sebesar 40 persen.(antara)


    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!