
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Pemerintah Siapkan Pinjaman Lunak untuk SPBU
JAKARTA (EKSPOSnews): Pemerintah menyediakan pinjaman lunak senilai Rp500 miliar untuk investasi baru bagi 295 unit SPBU yang akan menjual pertamax dalam rangka program pembatasan premium di wilayah Jawa-Bali per 1 April 2012.
Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Legowo mengatakan dana tersebut akan masuk dalam APBN Perubahan 2012. "Kami sudah dapat kepastian dari Kementerian Keuangan bahwa ada anggaran senilai Rp500 miliar untuk pinjaman lunak ke SPBU," katanya di Jakarta, Selasa 31 Januari 2012. Namun, ia mengaku belum mengetahui skema pinjaman lunak tersebut, karena sedang disusun Kementerian Keuangan. Menurut dia, melalui pinjaman lunak tersebut, SPBU di Jawa-Bali akan lebih siap melaksanakan program pembatasan premium pada 2012. Sejauh ini, lanjutnya, memang baru SPBU di Jabodetabek saja yang sudah siap melakukan pembatasan per 1 April 2012. "Sementara kalau mesti seluruh Jawa-Bali per 1 April 2012, Pertamina belum siap. Mesti bertahap," ujarnya. Meski demikian, menurut Evita, SPBU yang menyediakan pertamax sudah lebih banyak dibandingkan 2010. Sebelumnya, Juru Bicara Pertamina M Harun mengatakan, pihaknya membutuhkan pinjaman lunak untuk investasi baru SPBU yang akan menjual pertamax. Menurut dia, kebutuhan investasi 295 SPBU itu mencapai Rp115,9 miliar atau Rp393 juta per unit. Di Jawa Bali, dari 3.062 unit SPBU, 2.080 di antaranya telah menjual Pertamax, 687 unit perlu pengalihan tangki pendam, dan 295 lainnya membutuhkan investasi baru. Proses pengalihan memerlukan waktu dua minggu, sedang investasi baru diperkirakan mencapai tiga bulan.(antara)
BERITA TERKAIT:
|