Kamis, 24 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Goreng Ubi di Depan BPN Sumut
    Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Padang Kucurkan Dana Bergulir
    PADANG (EKSPOSnews): Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kota Padang, Sumatera Barat, telah mengucurkan dana bergulir bagi pelaku usaha kecil dan menengah seluruhnya Rp3,5 miliar lebih.

    "Program dana bergulir tersebut disalurkan melalui 10 koperasi yang ada di Kota Padang," kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Padang Asril di Padang, Sabtu 28 Januari 2012.

    Menurut dia, dana yang berasal dari pemerintah kota itu, bertujuan untuk membantu permodalan UMKM, sehingga dapat meningkatkan perekonomian pelaku usaha kecil.

    Besaran dana yang bergulir di pelaku UMKM itu, karena sudah dilaksanakan sejak 2002 dengan pengucuran awal sebesar Rp959 juta lebih, dan ditahun berikutnya menjadi senilai Rp1 miliar.

    Sistem penyaluran pada 2003 belum ditetapkan agunan sehingga menyebabkan kredit macet. Sedangkan pada 2004 - 2006 tidak ada dana dikucurkan.

    Program serupa kembali dikucurkan pada 2007, sehingga jumlah mencapai Rp1,55 miliar lebih, polanya ditetapkan agunan untuk meminimalisir kredit macet.

    Asril mengatakan hingga September 2011 sebanyak 1.082 UMKM yang telah mendapatkan pinjaman dana bergulir dengan besaran antara Rp3 juta - Rp5 juta.

    Pelaku usaha yang ingin meminjam mengajukan persyaratan langsung ke Dinas Koperasi, dilengkapi persyaratan seperti, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan surat keterangan dari pihak kelurahan serta dilampirkan jaminan.

    Menurut data Dinas Koperasi, saat ini permintaan untuk mendapatkan kredit cukup tinggi, terlihat dari permohonan yang masuk ke dinas.

    Jangka waktu untuk proses pencairan dana paling lamanya dua minggu, pencairan dana dilaksanakan di tingkat kelurahan. Sedangkan untuk pembayaran angsuran tahap awal, dilakukan ke Dinas Koperasi, selanjutnya pembayaran cicilan ke Bank Nagari.

    Asril mengatakan, salah satu upayah yang dilakukan demi kelancaran program tersebut, maka dibentuk Kelompok Kerja (Pokja) mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan.

    Seleksi dan verifikasi UMKM yang layak dan tidaknya sebagai penerima kucuran kredit bergulir, Dinas Koperasi berkerja sama dengan tim dari Universitas Andalas (Unand).

    "Kami mengimbau kepada pengurus koperasi-koperasi yang ada di Kota Padang agar melakuakan Rapat Akhir tahun (RAT) paling lambatnya pada Juni setiap tahunnya," katanya.(antara)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!