Kamis, 24 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Goreng Ubi di Depan BPN Sumut
    Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Dirut PD Pasar Medan Benny Sihotang Siap Dicopot dalam Tiga Bulan Tak Berprestasi
    MEDAN(EKSPOSnews): Tiga Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (PD) Medan yang baru dilantik siap mundur dan dievaluasi selama tiga bulan. Untuk itu, mereka sudah menandatangani fakta integritas untuk melakukan perubahan di masing-masing perusahaan daerah yang dipimpinnya.

    Mereka masingmasing Dirut PD Rumah Potong Hewan (RPH), PD Pasar dan PD Pembangunan. Dirut PD Pasar Benny Sihotang  menyatakan siap untuk dievaluasi dan mundur.“Yang penting selama tiga bulan kita kerja keras dan ikhlas, kami bersama direksi dan karyawan juga badan pengawas nantinya akan bersama memajukan PD Pasar,”katanya, Jumat 6 Januari 2012.

    Benny mengatakan, untuk program pertama yang akan dilakukan adalah konsolidasi internal. Sedangkan program ke depan yang dilakukan, pertama menertibkan pedagang kaki lima di setiap pasar.“Saya melihat pedagang semua berada di kaki lima,padahal di dalam pasarnya justru kosong. Untuk itu kita nanti akan bekerjasama dengan unit-unit lain untuk menertibkan sekaligus membenahi pedagang kaki lima itu,”kata Benny.

    Kedua,membuat modernisasi dan penataan pasar. “Kalau dia los daging, maka yang dijual di sana itu daging,begitu juga dengan los berjualan lainnya. Dengan begitu ada penataan pasar yang baik ke depan dan tidak semrawut,” terang Beni.

    Untuk pengembangan relokasi pasar, Benny menyebutkan, pihaknya akan menggandeng bank sehingga ada pembiayaan untuk mengembangkan pasar. “Sesuai dengan background saya dari perbankan, maka saya nantinya akan menggandeng pihak bank untuk mengembangkan dan merelokasi pasar,”jelas Benny.

    Dirut PD Rumah Potong Hewan, Putrama Alkahiri menyatakan siap dicopot dari jabatannya jika dalam tiga bulan kinerjanya tidak ada perubahan. “Kita siap untuk diganti kalau tidak ada kemajuan selama tiga bulan,karena tadi kita juga sudah menandatangani fakta integritas selama tiga bulan harus melakukan perubahan yang signifikan,”kata Putrama.

    Program ke depan yang akan dilakukannya di RPH adalah dengan menindaklanjuti beberapa pendekatan, seperti membenahi internal RPH, melakukan program standar operasional prosedur (SOP) serta mewujudkan pelayanan yang baik, sehingga ke depan tidak ada lagi pemotongan hewan liar di Medan. “Selain itu, kita juga akan bekerjasama dengan instansi terkait untuk melakukan penertiban terhadap pemotongan hewan liar,” jelas Putrama.

    Sedangkan untuk pengembangan investasi di RPH, Putrama menyebutkan, saat ini Medan sudah memiliki izin untuk mengimpor hewan dari luar.Ke depan akan dilakukan pemetaan kembali dan evaluasi sehingga dapat diketahui di mana kendalanya sehingga bisa diperbaiki. “Kita juga akan membuat blue print yang bisa digunakan bagi seluruh PD Derah nantinya,” terangnya. Begitu juga dengan Dirut PD Pembangunan yang baru dilantik.

    Harmein Ginting menyatakan siap untuk dievaluasi kinerjanya selama tiga bulan. “Saya pikir evaluasi itu wajib. Bagi kami itu sesuatu dorongan, kalau tidak ada dorongan justeru setelah dilantik kami dibiarkan tentu tidak aka nada kemajuan.Bahkan, kalau perlu sebulan sekali ada evaluasi,sehingga kita bisa menyampaikan apa kelemahan- kelemahan kita agar bisa diperbaiki,”kata Harmein.

    Untuk program PD Pembangunan ke depan, Harmen akan mengembangkan unitunit usaha yang ada dan menjadi unit usaha yang mandiri. “Ada enam unit usaha dan hingga sekarang masih satu yang profit, sementara yang lima lagi belum profit.Ke depan semua PD harus mandiri, untuk Kebun Binatang,Kolam Renang Deli nantinya bisa dijadikan tempat wisata Kota Medan dan menjadi ikon wisata,” kata Harmein.

    Potensi lain adalah pihaknya akan menggandeng investor untuk mengembangkan unit-unit usaha yang ada di PD Pembangunan. “Untuk pengembangannya jelas kita butuh investor, makanya kita akan menggandeng investor, terutama yang berkaitan dengan pelaku wisata. Karena, seperti KBN dan juga Kolam Renang itu bisa dikembangkan dengan kerja sama pelaku wisata,” terangnya.(sindo)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!