
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Pertamina Antisipasi Permintaan Gas di Bengkulu
BENGKULU (EKSPOSnews): PT Pertamina wilayah Sumatra Bagian Selatan mengantisipasi lonjakan permintaan konsumsi gas menjelang Natal dan Tahun Baru 2012 sebesar sepuluh persen kendaraan mobil G-Serve yang mobile.
"Mobil ini akan meninjau langsung ke lokasi apabila terdapat laporan dari masyarakat adanya kelangkaan atau kesulitan dalam mendapatkan gas LPG," kata Humas Pertamina Sumbagsel, Robert, Sabtu 31 Desember 2011. Ia mengatakan, sampai saat ini penyaluran LPG 12 KG untuk wilayah Sumatera Bagian Selatan termasuk Bengkulu berjalan normal, meskipun ada keluhan akan kualitas tabung gas 12 kilogram tersebut. Pertamina jug amenurunkan tim untuk memantau pergerakan distribusi LPG di Wilayah Sumatera Selatan, akibat maraknya pemberitaan mengenai kelangkaan LPG tersebut akan menyulut terjadinya opini masyarakat mengarah kepada perilaku "panic buying". Pertamina juga menyalurkan LPG 50 kilogram dan sampai saat ini tercatat sebanyak 11.053 tabung per hari. Penyaluran LPG 50 KG untuk industri-industri seperti restoran, Hotel, dan Rumah Sakit serta Industri Rumah Tangga tidak dilakukan pengendalian. Mekanisme pembatasan saat ini hanya diberlakukan untuk LPG 12 KG, mengingat informasi diperoleh Pertamina, banyak industri-industri tersebut yang menggunakan LPG 12 KG untuk menjalankan bisnisnya setiap hari, katanya. Kepala Unit pemasaran gas Dalam Negeri Pertamina Sumbagsel Rifki mengatakan, isu kelangkaan gas dan banyak tabung gas 12 kilogram kadaluarsa akan menyulut masyarakat bingung padahala stok selalu cukup. "Melihat kondisi tersebut, kami mengimbau kepada para agen untuk dapat melakukan penjualan secara merata, agar LPG 12 KG dan 50 KG dapat disalurkan tepat sasaran, baik kepada masyarakat maupun industri-industri," katanya. Pertamina akan memberikan sanksi tegas terhadap agen, apabila terbukti dan berdasarkan laporan dari Pemda dan Kepolisian bahwa agen/sub agen lebih mengutamakan penjualan kepada pengecer dan spekulan dan berpotensi merugikan masyarakat. Untuk mengantisipasi pada saat hari libur/cuti bersama saat Natal dan Tahun Baru 2012, beberapa agen akan diminta untuk tetap buka dan menyediakan stok LPG baik 12 kg maupun 3 kg, tandasnya.(antara)
BERITA TERKAIT:
|