Kamis, 24 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Goreng Ubi di Depan BPN Sumut
    Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Sumut Butuh 200 Ribu Rumah Tipe 36 di Tahun 2012
    MEDAN(EKSPOSnews): Real Estate Indonesia (REI) memperkirakan kebutuhan rumah tipe 36 di Sumut tahun depan mencapai 200.000 unit. Namun tipe rumah ini tidak memungkinkan untuk ditampung sepenuhnya di Kota Medan.

    Sebab, laha n di Kota ini sangat terbatas. Jadi, salah satu solusi yang ditawarkan REI adalah pembangunan apartemen atau rumah susun. Koordinator Regional I DPP REI untuk Sumatera Tahjuddin Nur menyatakan, dengan proyek rumah susun, hanya dengan lahan 1 hektare (ha, dapat membangun minimal 200 unit rumah dengan vertikal house. Sementara dengan luas lahan yang sama,hanya dapat membangun sebanyak 70 unit rumah tipe 36.

    “Jadi lebih memudahkan dan menguntungkan rumah susun,” ujar Tahjuddin, Selasa 27 Desember 2011. Di samping itu, dengan pembangunan rumah susun akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan perumahan dengan harga yang sesuai dengan penghasilan, tapi tinggal di daerah perkotaan. “Tentu saja akan memudahkan masyarakat dengan penghasilan rendah untuk memiliki rumah dengan harga yang terjangkau dan berada di daerah perkotaan,” tambah Tahjuddin.

    Di sisi lain, Ketua Umum REI Sumut Tomi Winstan mengungkapkan, kebutuhan akan rumah tipe 36 di Sumut tetap tinggi,mengingat masih banyaknya masyarakat berpenghasilan rendah.Jadi,bila tidak dapat membangun di daerah perkotaan dapat dilakukan atau dibangun di daerah lain,terutama daerah pinggiran Medan.

    “Tentu akan jauh dari tempat kerjanya, tapi itu wajar, kan harganya juga sudah sesuai,” sebut Tomi. Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Kantor Regional Sumut dan Aceh Mikael Budisatrio memperkirakan, kredit di sektor ini akan terus tumbuh positif hingga 2012. Tumbuhnya realisasi penyaluran kredit properti sudah diprediksi lantaran kondisi makro ekonomi yang kian kondusif.(sindo)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!