
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Medan Makin Sesak, Tahun Depan 4 Mal Baru Beroperasi
MEDAN(EKSPOSnews): Empat mal dipastikan akan beroperasi tahun depan di Kota Medan,
bersaing dengan 16 mal yang sudah ada. Keempatnya adalah Hermes Place di
Jalan Mongondisi, Center Poin di Jalan Jawa, Northcote Pedestrian di
Graha Metropolitan Medan serta Junction Mall.
Pengamat ekonomi dari Universitas Negeri Medan (Unimed) M Ishak, Jumat 23 Desember 2011, mengatakan, bertambahnya mal ini memberi dampak sosial kepada masyarakat Kota Medan yang akan menjadi konsumtif. Selain itu,jika keberadaan mal tidak ditata dengan baik dan hanya terpusat di tengah kota, maka akan semakin mematikan pasar tradisional di kota Medan. “Untuk itu,pusat perbelanjaan yang akan dibuat sebaiknya dibuat di pinggir kota sehingga geliat ekonomi sektor riil turut berkembang dengan baik,”tandasnya. Pengamat sosial dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Arifin Saleh Siregar mengatakan, keberadaan mal yang terus bertambah di Kota Medan bertentangan dengan program pemberdayaan masyarakat. Secara perlahan, keberadaan mal ini akan mematikan sektor mikro kecil dan menengah. Menurut dia,kebijakan perizinan terhadap mal atau supermarket ini juga menunjukan pemerintah lebih mengutamakan kepentingan pihak kapitalis dari pada masyarakat. Ini terlihat dari begitu mudahnya pusat perbelanjaan, mal dan supermarket berdiri. “Kebijakan ini harus dievaluasi, jika dibiarkan pedagang kaki lima akan tenggelam oleh mal dan pusat perbelanjaan,” ucap Arifin. Sebelumnya,Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Sumut Paulus Tamie mengatakan, pusat perbelanjaan baru ini seharusnya menjadi pemicu pusat perbelanjaan yang sudah lama berdiri untuk lebih meningkatkan layanan dan sarana yang ada ditempatnya. “Dengan hadirnya mal baru ini semakin banyak pusat perbelanjaan modern yang ada di Medan. Diharapkan mal-mal yang lama dapat mempertahankan tingkat kunjungan dan tenant, dengan menambah fasilitas layanan, bukan malah makin tidak baik,”ujarnya,kemarin. Pengelola plaza juga harus jeli dan memberikan penyewaan kepada asal-asalan tenant.(sindo)
BERITA TERKAIT:
|