
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Sepekan Terakhir Elpiji Langka di Taput
TARUTUNG(EKSPOSnews): Gas elpiji ukuran 3 kg dan 12 kg langka di Tapanuli Utara (Taput). Akibatnya sejumlah ibu rumah tangga kembali mulai menggunakan kayu baker untuk memasak.
Salah satu dari ibu rumah tangga tersebut adalah, Netty Harianja, 31.Ibu rumah tangga yang tinggal di Desa Lontung Dolok,Kecamatan Pahae Julu ini mengatakan,kelangkaan gas elpiji sudah sepekan terakhir ini. Namun pemerintah belum juga memberikan perhatian. “Kalau misalnya terjadi di hari-hari biasakan itu tidak begitu mengkhawatirkan. Ini terjadi disaat jelang natal dan tahun baru,”katanya. Bukan hanya Netty, Lamria Sitompul warga Kelurahan Aek Rangat Sipoholon juga mengeluhkan hal yang sama. Pemilik warung makan ini kesal dengan keadaan ini.“Kecewa pasti, apalagi di daerah perkotaan seperti ini. Kitakan ngak bisa menggunakan kayu bakar.Makanya kita sangat kecewa,” ujarnya. Kepala Subagian (Kasubag) Pengembangan Usaha dan Penanaman Modal, SN Tampubolon mengatakan, pihak pemerintah daerah telah berupaya menyediakan kebutuhan- kebutuhan masyarakat, terlebih menjelang Natal dan Tahun Baru.Namun secara khusus untuk pasokan gas 3 kg pemkab tidak dapat menjamin ketersediaannya. “Kita tetap monitoring serta kita sudah pertanyakan kepada sejumlah agen. Hasilnya pemeriksaan a memang menunjukkan adanya kendala pengiriman. Sebab pasokan gas elpiji 3 kg dan 12 kg pengirimannya menggunakan jasa transportasi laut,”katanya.(sindo)
BERITA TERKAIT:
|