
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Anggota DPRD Sumut Nilai Kenaikan Tol Belmera Tidak Layak
MEDAN(EKSPOSnews): Kenaikan tarif jalan tol Belawan - Medan - Tanjung Morawa (Belmera),
Sumatera Utara, dinilai tidak layak karena belum adanya peningkatan
kualitas pelayanan yang diberikan PT Jasa Marga selaku pengelola jalan
tol.
"Dilihat dari kondisi yang ada, kenaikannya tidak layak," kata anggota DPRD Sumatera Utara Brilian Moktar di Medan, Rabu, 12 Oktober 2011. Di satu sisi, kata Brilian, kenaikan tarif itu tidak layak karena penggunaan jalan tol Belmera di Sumatera Utara (Sumut) sudah pernah diperpanjang. Seharusnya, jalan tol itu diserahkan ke Pemprov Sumut agar dapat dipergunakan dengan leluasa oleh masyarakat. Di sisi lain, kenaikan tarif tersebut juga tidak layak karena tidak adanya peningkatan pelayanan yang diberikan Jasa Marga selaku pengelola jalan tol. Sejak tahun 1995, panjang dan luas jalan tol Belmera juga tidak mengalami pengembangan sehingga manfaatnya tidak meningkat dirasakan masyarakat. Bahkan, kondisi yang paling menyedihkan adalah keadaan jalan tol Belmera yang gelap pada malam hari, karena tidak adanya pemasangan lampu sehingga menimbulkan kekhawatiran pengguna jalan. Mobil patroli di jalan tol Belmera juga jarang terlihat. "Akibatnya, warga harus menunggu sekian lama kalau meminta bantuan," katanya. Ia menambahkan, kondisi yang memalukan di jalan tol Belmera juga dapat dilihat dengan masih banyaknya hewan ternak yang menyeberang sehingga dapat mengganggu keselamatan pengguna jalan. "Apalagi kalau hujan turun, airnya pun tergenang. Masyarakat jadi takut menambah kecepatan," kata politisi PDI Perjuangan itu. Sementara itu, anggota DPRD Sumut lainnya Tengku Dirkhansyah mengatakan, sebenarnya masyarakat tidak terlalu diberatkan dengan kenaikan tarif tol tersebut. Hal itu disebabkan adanya harapan dari masyarakat tentang peningkatan kualitas pelayanan sejalan dengan kenaikan tarif tol tersebut. Namun sayangnya, kenaikan tarif yang dilakukan selama ini tidak diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan oleh Jasa Marga selaku pengelola jalan tol. "Jadi, kalau sudah disetujui kenaikan tarif, pemerintah juga harus mendorong Jasa Marga untuk meningkatkan pelayanannya," kata politisi Partai Demokrat itu, seperti dikutip Antara.(ana)
BERITA TERKAIT:
|