Gatot: Proyek Kawasan Industri Sawit Sei Mangke Serap Tiga Ribu Tenaga Kerja

Sabtu, 28 Mei 2011 | 00:34:53
SEI MANGKE(EKSPOSnews): Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho, mengatakan, proyek  pengembangan kawasan industri kelapa sawit di Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, akan menyerap 3.000 tenaga kerja. "Tidak kurang 3.000 tenaga kerja yang akan terserap," katanya ketika mengikuti 'teleconference' peluncuran "Master Plan Percepatan Pembangunan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia" (MP3EI) 2011-2025 dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Simalungun, Jumat 27 Mei 2011.

Selain itu, kata Gatot, peluang usaha dan penyerapan tenaga kerja lain juga masih terbuka karena pengembangan kawasan industri kelapa sawit dapat dikembangkan menjadi berbagai industri turunan. Ia mencontohkan seperti bahan bakar nabati, zat kimia "Oleo", zat surfaktan, kertas, pupuk organik, dan berbagai jenis makanan ternak.

"Manfaatnya cukup banyak, khususnya bagi pengusaha yang berkecimpung di bisnis industri kelapa sawit," katanya. Ia menjelaskan, proyek pengembangan kawasan industri kelapa sawit di Sei Mangkei telah dimulai yang dilaksanakan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 3.

Untuk sementara, kawasan tersebut telah dibangun sekitar 64 hektare dengan investasi dari PTPN 3 sebesar Rp1,8 triliun. Di lahan seluar 64 hektare itu telah dibangun pabrik pengolahan kelapa sawit dan pabrik minyak mentah (Crude Palm Oil/CPO) dengan kapasitas produksi sekitar 75 ton per jam.

Sedangkan untuk jangka panjang, kawasan industri kelapa sawit di Sei Mangkei itu akan dibangun mencapai 104 hektare dengan investasi Rp20 triliun.

Untuk menunjang aktivitas produksi di kawasan industri kelapa sawit di Sei Mangkei itu, pihaknya akan membangun jalur kereta api menuju Pelabuhan Kuala Tanjung di Kabupaten Batubara. Pelabuhan tersebut akan dijadikan pelabuhan nasional dan masuk dalam koridor ekonomi Sumut, katanya, didampingi Direktur Utama PTPN 3 Amri Siregar dan Komisaris Utama Ahmad Manggabarani.

Kemudian, untuk memperlancar proyek pembangunan itu, PT Telkom sedang membangun "Telkom True Broadband Access  National" dengan 2,423 juta sambungan (homepass). Proyek itu dibangun dengan investasi sebesar Rp4,1 Trilyun dengan menggunakan anggaran internal Telkom, kata Gatot

Pujo Nugroho yang juga didampingi Deputi Eksekutif General Manager Divisi Consumer Service PT Telkom, Benny Artono. Dalam acara itu, Presiden Yudhoyono mencanangkan pelaksanaan MP3EI yang dibahas sejak 2010 dalam upaya mengembangkan "pemerataan" pembangunan di seluruh daerah.

Acara peluncuran masterplan tersebut ditandai dengan penekanan sirine oleh Kepala Negara di empat titik koridor ekonomi, yaitu koridor ekonomi Bali-Nusa Tenggara, Kalimantan-Sulawesi, Maluku dan Papua, Jawa II dan Sumatra yang dilakukan dari Balai Sidang Jakarta (JCC), Jumat 27 Mei 2011"Kita perlu masterplan agar arah, kebijakan dan strategi yang kita tempuh jelas," kata Presiden.(an)

BERITA LAINNYA
Potensi Migas di Papua-Maluku akan Dioptimalkan
Sabtu, 20 September 2014 | 06:42:01
Jelang Lebaran Haji, Harga Daging Sapi Naik
Sabtu, 20 September 2014 | 05:49:01
Dahlan: Perpres Tol Trans Sumatera Sudah Diteken Presiden
Jumat, 19 September 2014 | 14:52:43
Kerajinan Kulit Ikan Asal Tegal Digemari di Jepang
Jumat, 19 September 2014 | 05:26:17
Pertamina Akui Gagal Kendalikan BBM Bersubsidi
Kamis, 18 September 2014 | 16:31:29
Batu Aceh Terjual Rp 200 Juta
Kamis, 18 September 2014 | 15:53:15
Harga BBM Naik, Rupiah Diprediksi Bakal Menguat
Kamis, 18 September 2014 | 15:51:24
Sony Diperkirakan Rugi 2,15 Miliar Dolar
Kamis, 18 September 2014 | 07:00:01
Kaca Film Asal Jepang Incar Pasar Indonesia
Kamis, 18 September 2014 | 03:59:31
Mitsubishi Investasi Rp 7,2 Triliun untuk Bangun Pabrik
Rabu, 17 September 2014 | 06:56:01
BERIKAN KOMENTAR
Top