Kamis, 24 April 2014
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Kunjungi eksposnews.com dari HP Anda!
  • Sumut Siap Laksanakan 6 Mega Proyek Triliunan Rupiah
    Rabu, 30 Maret 2011 | 17:20:06
    MEDAN(EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap melaksanakan enam mega proyek pembangunan infrastruktur jangka panjang yang menelan biaya triliunan rupiah.

    Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sumatera Utara Riyadil Akhir Lubis, di Medan, Rabu, 30 Maret 2011, mengatakan, enam proyek pembangunan infrastruktur yang dikategorikan besar itu adalah Bandara Internasional Kualanamu, jalan tol Medan-Tebing Tinggi dan Medan-Kualanamu, serta perbaikan jalan provinsi dan nasional.

    Kemudian, pembangunan Waduk Lau Simeme, pembangunan kawasan ekonomi Simangke dan penyiapan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional.

    Riyadil menjelaskan, Bandara Internasional Kualanamu yang dikerjakan bersama Kementerian Perhubungan itu sedang dalam pengerjaan dan diproyeksikan selesai pada akhir 2012.

    Pembangunan jalan tol Medan-Tebing Tinggi sedang diupayakan untuk pembebasan lahan dengan memanfaatkan anggaran dari APBD Pemkab/Pemkot yang akan dilintasi infrastruktur transportasi tersebut, sedangkan pembangunannya sedang dikaji untuk memanfaatkan dana pinjaman dari pihak lain.

    Adapun tol Medan-Kualanamu sedang dalam proses pembebasan lahan dan pada Juni 2011 akan memasuki proses lelang pengerjaan fisik.

    Pihaknya sedang mengupayakan agar pembangunan akhir tol Medan-Kualanamu dapat diselesaikan pada 2012, bersamaan dengan selesainya pembangunan Bandara Internasional Kualanamu.

    "Syaratnya, lahan harus sudah dibebaskan, Jadi, P2T (Panitia Pembebasan Tanah) harus kerja keras," katanya.

    Kemudian, perbaikan jalan provinsi dan nasional di Sumut yang banyak rusak sehingga dinilai kurang mendukung berbagai aktivitas perekonomian masyarakat.

    Riyadil Akhir mengakui pihaknya memiliki keterbatasan dana untuk merealiasikan perbaikan secara keseluruhan ruas jalan yang diperkirakan membutuhan biaya mencapai Rp1,4 triliun.

    Namun selama ini, Pemprov SUmut hanya mampu menyediakan anggaran perbaikan jalan sekitar Rp450 miliar pada 2010, Rp850 miliar pada 2011, dan diupayakan Rp1 triliun pada 2012.

    Untuk mendukung keinginan itu, pihaknya berulang kali meminta pemerintah pusat untuk menyalurkan bagi hasil pajak ekspor hasil perkebunan yang cukup banyak di Sumut.

    "Jika diberikan, perbaikan dan pembangunan infrastruktur di Sumut diperkirakan semkain membaik," katanya.

    Untuk pembangunan Waduk Lau Simeme di Kecamatan Sibiri-biru, Kabupaten Deli Serdang, Pemprov Sumut telah menyiapkan dana pembebasan lahan terhadap sejumlah kepala keluarga yang masih menghuni area tersebut.

    Untuk pembangunan infrastruktur yang bermanfaat dalam pengendalian banjir itu, diperkirakan akan membutuhkan dana sekitar Rp1,3 triliun.

    "Kita akan mengupayakan dana pinjaman dari pihak lain," kata Riyadil.

    Setelah itu, pembangunan kawasan ekonomi Simangke di Kabupaten Simalungun yang merupakan kluster industri kelapa sawit dan berbagai industri turunannya.

    Sedangkan proyek pembangunan infrastruktur terakhir adalah TPA Regional yang akan disiapkan di tujuh area untuk menampung sampah dari daerah-daerah tertentu.

    Ketujuh regional penyiapan TPA itu adalah Serdang Bedagai-Tebing Tinggi, Sibolga-Tapanuli Tengah, Kepulauan Nias, Asahan-Batubara-Tanjung Balai-Labuhan Batu, Simalungun-Pematang Siantar, kawasan Tapanuli, dan Medan-Deli Serdang-Binjai-Karo.

    Khusus untuk kawasan Medan-Deli Serdang-Binjai-Karo (Mebidangro), TPA tersebut akan dibangun di Deli Serdang dengan lahan seluas 100 ha. "Sistemnya, 'sanitary renvil' (pengelolaan sampah terpadu)," katanya.(si)

    Akses berita terbaru versi mobile di: m.eksposnews.com
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!