Sabtu, 26 Juli 2014
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Kunjungi eksposnews.com dari HP Anda!
  • Harga Ayam Kampung Di Medan Melonjak Menjadi Rp42.000/kg
    Sabtu, 26 Desember 2009 | 08:46:20
    MEDAN (EKSPOSnews): Harga ayam kampung di Medan menjelang Natal dan Tahun Baru meningkat dari Rp38.000 menjadi Rp42.000 per kilogram menyusul menipisnya stok ayam kampung, sementara harga ayam potong relatif stabil pada harga Rp19.000 per kilogram.

    K. Sitanggang, seorang penjual ayam di Pasar Inpres Kuala Bekala, Medan Johor, mengakui harga ayam kampung melonjak karena stok semakin menipis, sedangkan pemilik ayam belum mau menjualnya kepada pedagang menunggu harga naik lagi.

    “Kami membeli dari agen sekitar Rp40.000 per kilogram dan kami menjual kepada konsumen Rp42.000 per kilogram sudah dalam keadaan bersih (bulu diambil dan sudah dibersihkan,” ujarnya di Medan, Sabtu (26/12).

    Dia memperkirakan harga ayam kampung bakal tetap tinggi dan mungkin naik menjelang Tahun Baru, karena umumnya masyarakat mengonsumsi daging ayam, karena ikan laut lagi sulit.

    “Konsumen cenderung memilih ayam  kampung untuk konsumsi Tahun Baru. Kalau tidak membeli daging sapi,” tuturnya.

    Hal senada diakui  P. Bako, seorang pedagang ayam di Pasar Inpres Melati Tanjung Sari Medan. “Kami hanya memiliki stok ayam kapung 100 ekor saja. Dalam sehari bisa ludes terjual, walaupun harganya dinaikkan menjadi Rp42.000 per kilogram,” tuturnya.

    Dia menilai kenaikan harga ayam kampung dinilai wajar karena banyak yang meminta, sedangkan stok hampir tidak ada.

    Lain dengan ayam potong yang harganya menjelang Natal dan Tahun Baru 2010, menurut Bako, relatif tetap sebesar Rp19.000 per kilogram karena peminatnya kurang. “Kalau Natal dan Tahun Baru, biasanya yang dicari ayam kampung, sedangkan ayam potong kurang dengan alasan dagingnya kurang enak. “Kami tidak berani mengambil banyak ayam potong, takut tidak laku. Kami punya stok ayam potong hanya 50 ekor,” tuturnya. (osm)

    Akses berita terbaru versi mobile di: m.eksposnews.com
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!