• Home
  • Politik
  • Maddin Sihombing, Bupati Humbang Hasundutan Tidak Peduli Kekecewaan Uskup Agung

Maddin Sihombing, Bupati Humbang Hasundutan Tidak Peduli Kekecewaan Uskup Agung

Kamis, 13 Desember 2012 | 03:38:27
DOLOKSANGGUL (EKSPOSnews): Bupati Humbang Hasundutan Maddin Sihombing menerima kekecewaan Uskup Agung Emeritus Monsinyur Pius Datubara yang menilainya tidak peka terhadap persoalan tanah adat yang dihadapi warga.

Pernyataan pimpinan tertinggi gereja Katolik dari Keuskupan Agung Medan tersebut dinilai Maddin wajar saja.Namun dia menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbahas terus memperjuangkan persoalan tanah adat warga dengan PT Toba Pulp Lestari (PT TPL) yang merupakan pemegang konsesi dari Kementerian Kehutanan. “Boleh-boleh saja, kalau kecewa silakan kecewa.Tetapi kami tidak diam saja. Kami terus berusaha dan berupaya dan kami harus bersabar,” ujarnya di Doloksanggul, Rabu 12 Desember 2012.

Maddin melanjutkan,salah satu yang sudah diupayakan Pemkab Humbahas yakni telah menyurati Kementerian Kehutanan. Namun hingga saat ini belum ada respons, harus ditunggu. Saat didesak mengapa begitu lama Kementerian Kehutanan meresponsnya, Maddin justru meminta agar menanyakan hal itu ke Kementerian Kehutanan. “Jangan ditanya ke saya, tetapi tanyakanlah Menteri Kehutanan apa kendalanya,” katanya.

Maddin Sihombing juga mengklaim selama ini dia bersama jajarannya tetap ada untuk masyarakat,terutama warga Kecamatan Pollung untuk menghadapi sengketa tanah. Bahkan jika berhalangan Maddin selalu digantikan anak buahnya.”Saya sudah berapa kali ketemu dengan mereka (warga Pollung) dan saya terima di ruang kerja,” kata dia sambil menunjuk Sekda dan Asisten Pemerintahan yang selalu membantunya.

Pada bagian lain Maddin juga membantah pernyataan sekelompok orang yang menyebutkan dirinya mendua hati untuk penuntasan persoalan Surat Keputusan (SK) Menteri Kehutanan Nomor 44. Menurutnya masing-masing kepala daerah memiliki carnya sendiri untuk penuntasan SK tentang penghunjukan hutan di Sumatera Utara tersebut.

Sekadar diketahui, belum lama ini Uskup Agung Emeritus Monsinyur Pius Datubara sangat kecewa dengan pemerintahan Maddin Sihombing. Kekecewaan tersebut disampaikan langsung di hadapan ratusan warga di Kecamatan Pollung. Tidak adanya sikap tegas bupati terhadap penuntasan kasus sengketa tanah adat di Kecamatan Pollung, Humbahas menjadi alasan utama kekecewaan Pius Datubara terhadap Maddin.

Pius Datubara melihat sikap pemkab menunjukkan ketidakberpihakan kepada rakyat. Sebab tidak ada ketegasan dan dukungan yang konsisten terhadap pemilik tanah adat dan perlindungan terhadap lingkungan. Padahal dulu saat mencalonkan diri sebagai calon bupati saat dilakukan pemberkatan, Pius Datubara telah meminta kepada Maddin untuk menjaga lingkungan termasuk tanah adat,memberantas judi dan menghapuskan premanisme.

“Sebagai pimpinan Katolik saya sangat kecewa terhadap Maddin, dan saya sangat tidak terima dengan sikapnya yang demikian. Saya berharap dia berubah dan membuka diri kepada rakyatnya.Serta lebih peka terhadap persoalan publik di daerahnya,” ucap Uskup Agung Emeritus Monsinyur Pius Datubara.(sindo)

BERITA LAINNYA
SBY Ngaku Klop dengan Jokowi
Kamis, 28 Agustus 2014 | 06:56:01
PT PAL Kembali Bangun Kapal Cepat Rudal
Rabu, 27 Agustus 2014 | 15:45:35
Ketua Umum Partai Gerindra Kritis di RSPP Jakarta
Rabu, 27 Agustus 2014 | 03:56:35
Wamenhan: Indonesia Butuh 60 Rudal Jarak Sedang
Selasa, 26 Agustus 2014 | 15:38:53
2015, KPU Minta Tambahan Anggaran Rp 726 Miliar
Selasa, 26 Agustus 2014 | 09:49:01
Mobil Jokowi Antipeluru dan Tahan Ledakan
Selasa, 26 Agustus 2014 | 06:31:37
Jokowi Akan Bahas Rencana Kenaikan BBM dengan SBY
Senin, 25 Agustus 2014 | 06:14:01
Indonesia-Tiongkok Kukuhkan Kerja Sama Antiteror
Kamis, 21 Agustus 2014 | 18:21:06
Anggota Dewan Gadaikan SK Usai Dilantik
Kamis, 21 Agustus 2014 | 03:18:45
BERIKAN KOMENTAR
Top