Kamis, 24 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Goreng Ubi di Depan BPN Sumut
    Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Mantan Ketua DPC Partai Demokrat Mengaku Terima Uang dari Tim Sukses Anak Urbaningrum
    JAKARTA (EKSPOSnews): Mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Minahasa Tenggara, Diana Maringka kembali membuat pernyataan.

    Dia mengaku menerima uang dari tim sukses Anas Urbaningrum setelah diberitahukan oleh mantan Ketua DPC Tomohon, Marthen Manopo yang kini menjabat Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat (DPD PD) Sulawesi Utara.

    "Awalnya dari Pak Manopo. Kata Pak Manopo kepada saya waktu itu, Diana sekarang giliran kamu, ambil saja," ujar Diana, Jumat 10 Februari 2012.

    Menurutnya, pengurus cabang Demokrat di Sulawesi Utara yang mendapatkan uang dari tim sukses Anas saat Kongres Demokrat di Bandung tahun 2010, dikumpulkan di hotel dan dipanggil satu per satu untuk menerima uang tersebut.

    "Pemberiannya bertahap. Pertama saya diberi Rp30 juta. Lalu yang kedua US$2000. Pemberian ketiga diberikan pada hari pemilihan, US$5000," ujar Diana.

    Diana mengatakan, salah satu DPC yang mendapatkan uang dari tim sukses Anas adalah Ketua DPC Kota Bitung, Hanny Ruru. "Kota Bitung, kami dapat bagian yang sama, uang Rp30 juta. Lalu, kedua US$2000 dan ketiga US$5.000," tuturnya.

    Saat dikonfirmasi, Ketua DPC Kota Bitung, Hanny Ruru membantah pernyataan Diana. Namun, dia tidak membantah menerima uang transportasi dan akomodasi. Itu pun, kata Hanny, bukan hanya dari tim sukses Anas Urbaningrum. Juga dari semua calon.

    "Saya tidak terima seperti yang dia bilang. Saya hanya terima uang akomodasi dan transportasi, dan itu ada tanda terimanya. Kalau uang transportasi wajar di organisasi manapun itu ditanggung calon, atau tim suksesnya," tuturnya saat dihubungi VIVAnews.

    Dia mengaku uang yang diterima dari tim sukses Anas sebesar Rp4 juta. "Saya kira wajar. Jangankan organisasi partai politik, organisasi masyarakat juga seperti itu," tambahnya. (vivanews)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!