Kamis, 24 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Goreng Ubi di Depan BPN Sumut
    Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Jusuf Kalla Masih Berambisi Maju Pilpres 2014
    PEKANBARU (EKSPOSnews): Mantan Wakil Presiden RI periode 2004-2009 yang sempat berpasangan dengan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jusuf Kalla, menyatakan siap maju pada Pemilihan Presiden (Pilres) 2014.

    "Kalau ada dukungan penuh dari masyarakat, saya siap. Tapi untuk saat ini saya tidak mau berkomentar soal itu dulu, belum waktunya," katanya setelah meresmikan markas Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Riau di Pekanbaru, Jumat 3 Februari 2012.

    Ditanya mengenai partai politik mana yang akan 'ditungganginya' jika rencana pencalonannya benar-benar mendapat dukungan masyarakat, ia enggan berkomentar.

    "Soal itu lagi, saya belum bisa berkomentar banyak. Karena memang belum saatnya," kata JK, panggilan akrabnya, yang mengaku dirinya sudah menjadi 'Presiden Palang Merah' itu.

    Pria bernama lengkap Muhammad Jusuf Kalla yang lahir di Bone, Sulawesi Selatan pada 15 Mei 1942 itu tiba di Kota Pekanbaru pada pukul 16.40 WIB dalam rangka meresmikan markas PMI Riau yang selesai dibangun sejak setahun silam.

    Dalam pidatonya setelah menggunting pita pertanda diresmikannya markas PMI Riau itu, JK bertekad untuk menyatukan misinya dalam tugas-tugas kemanusiaan melalui PMI.

    Menurut dia, PMI memiliki peranan yang penting dalam sisi kemanusiaan karena setiap manusia pasti membutuhkan darah demi keberlangsungan hidupnya.

    Mantan petinggi Golkar itu juga menyatakan, setiap tahunnya bangsa Indonesia membutuhkan lebih dari empat juta kantong darah untuk memenuhi kebutuhannya.

    Oleh karena itu, JK mengganti nama Unit Transfusi Darah (UTD) menjadi Unit Donor Darah (UDD). "Saya harapkan kerja unit PMI ini dapat menjalankan misi kemanusiaan dengan lebih optimal sehingga juga dapat memenuhi kebutuhan darah yang sebegitu banyaknya," katanya.(antara)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!